Breaking News
Polhukam

RMI Desak Jokowi Ganti Luhut dan Ignatius Jonan

×

RMI Desak Jokowi Ganti Luhut dan Ignatius Jonan

Sebarkan artikel ini

JonanJAKARTA– Relawan Matahari mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengevaluasi para pembantunya yang tergabung dalam Kabinet Kerja.
Soalnya, dari pantauan relawan pendukung Jokowi-JK pada Pilpres dua tahun lalu tersebut, banyak para pembantu kepala negara tersebut bekerja sesuai dengan cita-cita Nawacita.

“Banyak menteri di kabinet Jokowi tidak bekerja sesuai cita cita Nawacita. Padahal nawacita adalah ruh bagi pemerintahan saat ini,” kata Kordinator Relawan Matahari Indonesia (RMI) Jokowi-JK Amirullah Hidayat dalam rillisnya, Kamis (21/01).

Menurur Amirullah, banyak pembantu Jokowi tidak sungguh-sungguh bekerja. Bahkan ada menteri yang kerjanya hanya mencari sensasi dan pencitraan.

“Dari kajian dan evaluasi kami ada beberapa menteri hanya melakukan pencitraan seolah oleh mereka seperti artis tetapi kinerjanya sangat buruk dan menurunkan elektabilis pemerintah dan ini perlu di evaluasi,” ujarnya.

Menteri yang layak diganti versi RMI seperti Menkopolhukan Luhut Binsar Panjaitan, karena yang bersangkutan tidak menjalankan tugasnya selaku Menkopolhukam, terbukti terjadi peledakan bom di Sarinah. “Bom Sarinah beberapa waktu lalu bukti kalau Luhut tidak mampu menjalankan amanat yang disandangkan kepada dia,” kata Amirullah yang juga Wakil Sekretaris Majelis Pelayanan Sosial PP Muhammadiyah ini.

Demikian pula dengan Menteri Perhubungan Ignatius Jonan yang suka cari sensasi saja, Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli yang suka membuat gaduh pemerintahan, dan ada beberapa menteri lainnya.

“Kita selaku relawan menyerahkan kepada presiden untuk mengevaluasi, kewajiban kita adalah mengawal Jokowi-JK berhasil dalam menjalankan pemerintahan saat ini,” demikian Amirullah. (art)

JAKARTA– Relawan Matahari mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengevaluasi para pembantunya yang tergabung dalam Kabinet Kerja.
Soalnya, dari pantauan relawan pendukung Jokowi-JK pada Pilpres dua tahun lalu tersebut, banyak para pembantu kepala negara tersebut bekerja sesuai dengan cita-cita Nawacita.

“Banyak menteri di kabinet Jokowi tidak bekerja sesuai cita cita Nawacita. Padahal nawacita adalah ruh bagi pemerintahan saat ini,” kata Kordinator Relawan Matahari Indonesia (RMI) Jokowi-JK Amirullah Hidayat dalam rillisnya, Kamis (21/01).

Menurur Amirullah, banyak pembantu Jokowi tidak sungguh-sungguh bekerja. Bahkan ada menteri yang kerjanya hanya mencari sensasi dan pencitraan.

“Dari kajian dan evaluasi kami ada beberapa menteri hanya melakukan pencitraan seolah oleh mereka seperti artis tetapi kinerjanya sangat buruk dan menurunkan elektabilis pemerintah dan ini perlu di evaluasi,” ujarnya.

Menteri yang layak diganti versi RMI seperti Menkopolhukan Luhut Binsar Panjaitan, karena yang bersangkutan tidak menjalankan tugasnya selaku Menkopolhukam, terbukti terjadi peledakan bom di Sarinah. “Bom Sarinah beberapa waktu lalu bukti kalau Luhut tidak mampu menjalankan amanat yang disandangkan kepada dia,” kata Amirullah yang juga Wakil Sekretaris Majelis Pelayanan Sosial PP Muhammadiyah ini.

Demikian pula dengan Menteri Perhubungan Ignatius Jonan yang suka cari sensasi saja, Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli yang suka membuat gaduh pemerintahan, dan ada beberapa menteri lainnya.

“Kita selaku relawan menyerahkan kepada presiden untuk mengevaluasi, kewajiban kita adalah mengawal Jokowi-JK berhasil dalam menjalankan pemerintahan saat ini,” demikian Amirullah. (art)

Komentar