BOGOR, Parlementaria.com — Kegiatan Bazaar Merdeka yang untuk tahun kedua digelar DKM Masjid Al-Ittihaad bersama RW 14, Kelurahan Tegal Gundil, Kota Bogor, Sabtu (29/8/2026), berlangsung meriah dan sukses. Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastrukur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infrastruktur) Agus Jovan Latuconsina bersama PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Cibinong, Komisaris PT Antam Prof. Dr. Pius Lustrilanang, serta sejumlah pelaku usaha dan minimarket seperti New Ngesti dan Yomart ikut memberikan dukungan.
Ketua DKM Masjid Al-Ittihaad, M. Budiman, mengatakan antusiasme masyarakat pada Bazaar Merdeka tahun ini meningkat dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Hal itu terlihat dari jumlah pengunjung, transaksi para tenant hingga banyaknya hadiah yang disediakan para sponsor.
“Alhamdulillah, Bazaar Merdeka berlangsung sukses dalam banyak hal. Pengunjung lebih banyak dibandingkan bazaar sebelumnya. Hadiah door prize dari para sponsor juga lebih banyak dan lebih berkelas,” kata Budiman, Minggu (30/8).
Menurut dia, sekitar 20 tenant ikut berpartisipasi dalam bazaar tersebut dengan total omzet yang tercatat hampir mencapai Rp20 juta. Dari aktivitas para tenant itu, infak yang dihimpun untuk DKM Al-Ittihaad mencapai Rp388 ribu.
Salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian warga adalah program tebus sembako murah yang disediakan Jovan. Sebanyak 150 paket disiapkan untuk masyarakat dan 25 paket lainnya untuk pengurus DKM Al-Ittihaad.
Setiap paket berisi 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, 1 kilogram gula dan mi, yang dapat ditebus dengan harga hanya Rp70 ribu. Program tersebut mendapat sambutan tinggi karena harga paket jauh berada di bawah harga pasar.
“Ini tentu sangat membantu warga. Harga beras saja di pasaran sudah bisa mencapai sekitar Rp105 ribu untuk lima kilogram. Kami juga meminta maaf karena belum semua warga yang berminat dapat memperoleh paket sembako murah tersebut,” ujar Budiman.
Dukungan juga datang dari PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Cibinong. Tim SBI yang diwakili Deni Hermawan dan rekan-rekannya menyediakan sejumlah voucher belanja Indomaret senilai Rp100 ribu serta puluhan goody bag sebagai hadiah bagi peserta.
Tidak hanya memberikan door prize, tim SBI juga membuat sejumlah permainan dan perlombaan kreatif yang melibatkan pengunjung Bazaar Merdeka. Para pemenang permainan kemudian memperoleh hadiah yang telah disiapkan SBI.
Dukungan lainnya diberikan Komisaris PT Antam Prof. Dr. Pius Lustrilanang. Meski tidak dapat hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut, Pius memberikan bantuan sebesar Rp2 juta untuk mendukung pelaksanaan Bazaar Merdeka.
Sejumlah pihak lain juga ikut menyumbangkan hadiah. Zuko menyediakan dua unit kompor gas dan satu blender, sementara Yaya Kuswara memberikan kipas angin dan sejumlah buku agama. Yomart dan New Ngesti ikut menyumbangkan sejumlah goody bag, sedangkan Yakult menyediakan paket produknya.
Jamaah Masjid Al-Ittihaad, Firdaus, turut memberikan hadiah berupa buku Quran Mapping bagi pengunjung yang beruntung dalam pengundian door prize.
Bazaar Merdeka diawali dengan kegiatan Jalan Sehat yang diikuti masyarakat sekitar. Remaja Masjid Al-Ittihaad berada di barisan depan dalam membantu panitia mengatur peserta dan kelancaran kegiatan jalan sehat tersebut.
Kegiatan juga dimeriahkan dengan pelayanan pemeriksaan kesehatan oleh Posyandu Pala yang digerakkan Ketua RW 14 Muh. Nurasuli bersama tim kesehatan. Seusai jalan sehat, masyarakat dapat memeriksakan tekanan darah dan kadar gula darah secara gratis.
Sementara pemeriksaan kadar asam urat dan kolesterol diberikan dengan biaya yang relatif murah. Posyandu Pala juga menyediakan pemeriksaan kesehatan secara rutin setiap bulan bagi warga di lingkungan RW 14.
DKM Al-Ittihaad sebagai penyelenggara bazaar turut membuka gerai khusus dengan menjual minyak goreng murah. Jika harga minyak goreng di pasaran sekitar Rp20 ribu per liter, pada bazaar tersebut minyak dijual Rp15 ribu per liter.
Program tersebut langsung disambut warga. Tidak lama setelah gerai dibuka, seluruh persediaan minyak goreng habis dibeli pengunjung.
DKM Al-Ittihaad juga membagikan 50 paket buku agama Islam secara gratis. Setiap paket berisi dua jenis buku. Sama seperti minyak goreng murah, paket buku tersebut langsung habis sesaat setelah diumumkan kepada pengunjung.
Budiman menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, remaja masjid, para tenant, sponsor, pengurus RT dan RW, serta warga yang telah berpartisipasi sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan baik.
“Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih atas seluruh kontribusi yang diberikan. Jazakumullahu khairan, semoga Allah membalasnya dengan yang terbaik,” katanya.
DKM Al-Ittihaad bersama RW 14 berencana menjadikan Bazaar Merdeka sebagai agenda rutin tahunan. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang kebersamaan warga dalam memperingati kemerdekaan, tetapi juga dapat membantu masyarakat melalui pasar murah, pemberdayaan UMKM, pelayanan kesehatan, serta kegiatan sosial lainnya.
“Insya Allah, Bazaar Merdeka akan kita agendakan setiap tahun untuk membantu sesama. Karena itu, kita membutuhkan kerja sama dengan berbagai pihak agar kegiatan ini semakin baik dan memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat,” kata Budiman.
Ketua RW 014 M. Nurasuli mengapresiasi penyelenggaraan Bazaar Merdeka’ ini sebagai bentuk kecintaan masyarakat kepada bangsa dan negara. “Disaat ada keprihatinan terhadap perjalanan bangsa, kita di sini masih bisa menyelenggarakan kegiatan memeriahkan HUT RI. Alhamdulillah dan merdeka,” kata Nurasuli penuh semangat.
Staf Khusus Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Jovan juga tak kalah gembira. Disamping sudah menyediakan 200 paket sembako tebus murah untuk pengunjung, dia juga memberikan uang belanja untuk beberapa kuis yang diberikannya secara dadakan di atas panggung sesaat menyampaikan sambutan.
Di antara ratusan pengunjung, juga terlihat hadir mantan Ketua DPD RI/Anggota DPR RI Muhammad Saleh yang pernah menjadi Ketua DKM dan donatur utama Masjid Al Ittihad.
(*/Syaf AL)






