Polhukam

Hari Kartini 2018, Alwiyah Ahmad Ajak Kaum Perempuan Makin Mandiri

PARLEMENTARIA.COM– Konsultan Hukum Anak (Consultant of Childtens Law), Alwiyah Ahmad mengatakan, peringatan Hari Kartini 2018 harus menjadi moment penting untuk merefleksi diri wanita Indonesia.

Sekarang, kata Alwiyah, memang sudah banyak wanita Indonesia yang berhasil dan mampu mewujudkan emansipasi seperti apa yang dicita-citakan Raden Ajeng Kartini lebih dari satu abad silam.

Bahkan kaum perempuan sudah banyak yang berkiprah diberbagai bidang masing-masing. Padahal, sebelumnya bidang tersebut diisi kaum laki-laki. Malah saat ini, tidak sedikit dari kaum Hawa yang sukses sebagai pejabat eksekutif, legislatif, yudikatif, TNI/Polri dan pengusaha sukses dengan keberhasilannya membangun kerajaan bisnis.

Dalam peringatan Hari Kartini kali ini, Alwiyah mengajak kaum perempuan Indonesia, khususnya wanita Jakarta untuk lebih mandiri. Artinya, kaum perempuan tidak harus selalu berada dibawah bayang-bayang kaum bapak-bapak.

Untuk itu, kata Alwiyah, perempuan harus memiliki kepribadian yang kuat. “Namun, buat yang sudah punya suami dan anak-anak, kodratnya sebagai perempuan harus tetap menomorsatukan keluarga.”

Saat bincang-bincang dengan Parlementaria.com di kediamannya di wilayah Jakarta Timur, berkarier bukan berarti perempuan harus menghilangkan atau menanggalkan kodratnya sebagai isteri buat suami dan ibu untuk anak-anaknya. “Melayani suami dan mendidik anak tetap menjadi prioritas utama,” kata Alwiyah.

Di zaman now yang sudah serba digital, jelas dia, kaum perempuan menghadapi tantangan yang tak ringan dalam memperhatikan dan mengawasi anak-anak mereka dalam menggunakan gadget.

Di handphone (HP) misalnya, tersedia berbagai gambar yang belum waktunya untuk diakses mereka. “Kita tidak mungkin menghindar dari era digital dan gadget ini. Karena itu, sebagai ibu kita harus bisa mengawasi dan memilah-milah apa yang bermanfaat untuk masa depan anak.”

Alwiyah berniat maju sebagai anggota legislatif (DPD RI-red) pada pemilu legislatif tahun depan. Karena itu, dia berharap mendapat kepercayaan dari masyarakat memberikan dukungan kepada dirinya. “Insya Allah saya berusaha maju menjadi anggota DPD RI.”

Untuk merealisasikan niat itu, tidak bisa Alwityah bekerja sendirian. Namun, juga perlu dukungan dari bebagai pihak. “Untuk itu, saya berharap dukungan maksimal terutama dari kaum ibu, khususnya dari Dapil Jakarta,” harap Alwiyah.

Ya, memang Alwiyah sudah mulai mempersiapkan diri untuk maju menjadi senator daerah pemilihan DKI Jakarta. Dia melihat begitu banyaknya persoalan wanita dan anak di ibukota saat ini.

Itu dibuktikan dengan tingginya angka kekerasan terhadap wanita dan anak-anak di wilayah ibukota ini termasuk itu Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Masalah lain yang menjadi perhatian dia tentang pendidikan dan kesehatan para wanita yang harus tetap diperjuangkan.

Selain itu juga masalah narkoba yang menjadi ancaman serius remaja khususnya di ibukota belakangan ini. “Masalah ini harus dicarikan jalan ke luarnya sehingga tidak semakin banyak generasi muda terjebak sebagai pengguna barang haram itu.”

Tentang dukungan untuk maju pada Pileg mendatang, Alwiyah berharap dukungan dari kaum ibu, alim ulama dan masyarakat yang peduli kepada masalah pendidikan, kesehatan dan serangan narkoba yang menjadi ancaman serius anak bangsa belakangan ini.

“Saat ini, Alhamdulillah sudah ada dukungan dari Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) di Jakarta, majelis taklim Muslimat NU dan para habaib. Itu belum memang cukup. Namun, kita harus terus berusaha,” demikian Alwiyah Ahmad. (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top