Kesra

Seleksi Petugas Haji Gunakan Smartphone

PARLEMENTARIA – Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama seperti tahun lalu kembali menggelar  seleksi calon petugas haji atau yang biasa disebut Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Para petugas haji akan melayani jamaah haji Indonesia tahun 1439H/2018M sebanyak 221.000 orang.

 

Direktur Bina Haji, Khoirizi di sela seleksi  di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Selasa (24/04) mengatakan, proses seleksi yang tahun ini menggunakan sistem baru yaitu Computer Assisted Test (CAT) atau ter berbasis komputer diharapkan dapat menghasilkan proses yang akuntabel dan bisa dipertanggungjawabkan baik di Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI) maupun di Inspektorat Jendral.

 

“Dengan CAT, tes tidak lagi menggunakan kertas dan pensil, tapi menggunakan smartphone berbasis android. Tes ini diikuti 276 peserta, terdiri dari 59 orang unsur Media Center Haji (MCH), 50 TNI, 30 Polri, 29 orang dari instansi terkait, serta 102 peserta dari Kemeterian Agama,” terang Khoirizi.

 

Menurut Khoirizi, Seleksi dengan metode CAT merupakan bagian dari spirit azas undang-undang yang dikatakan  harus ada asas keadilan, harus ada asas profesional dan harus ada asas ankuntabilitas, selain agar objektivitas terwujud. “Seleksi petugas PPIH Arab Saudi sudah melalui proses penjaringan di unit kerja di lingkungan Kemenag Pusat dan Daerah serta instansi terkait,” imbuhnya.

 

Khoirizi menjelaskan, petugas haji tahun ini seluruhnya berjumlah 3.618 orang dan 75 persennya  atau 2.555 orang merupakan petugas kloter yang terbagi dalam 511 kloter. “Setiap kloter akan dilayani oleh 5 petugas haji, 2 dari Kementerian Agama 3 lainnya merupakan dokter dan tenaga medis dari Kementerian Kesehatan,” jelasnya. (ks)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top