Polhukam

Hetifah Sjaifudian: Caleg Harus Pahami UU Tentang Pemilihan Umum

PARLEMENTARIA.COM– Semua pihak termasuk perempuan yang bakal mencalonkan diri maju pada pemilu legislatif (pileg) wajib mengetahui dan mememahami seluruh isi Undang Undang (UU) No: 7/2017 tentang Pemilihan Umum.

Hal itu dikatakan politisi senior Partai Golkar, Hetifah Sjaifudian yang tampil sebagai pembicara Sosialisasi UU No: 7/2017 Tentang Pemilihan dan pembakalan bakal calon anggota legislatif yang digelar Kongres Wanita Indonesia (Kowani) di Aula Malahayati, Gedung Kowani, Jalan Imam Bonjol, Jakarta pusat pekan ini.

Selain Hetifaf, wakil rakyat dua periode dari Dapil Kalimantan Timur juga pembicara utama, kegiatan sehari ini juga dihadiri para perempuan dari berbagai organisasi yang tergabung dalam Kowani.

Dikatakan anggota Komisi II DPR RI itu menyebutkan, mereka yang mau mencalonkan diri menjadi anggota legislatif wajib mengetahui dan memahami seluruh isi UU Pemilu. Banyak sekali pengaturan yang diatur dalam UU Pemilu karena mengatur aturan tentang penyelenggara Pemilu, Pileg dan Pilpres.

Menjawab pertanyaan tentang keserentakan pemilu legislatif dengan pemilihan presiden (pilpres), itu berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK). UU Pemilu ini mengatur ketentuan terkait penyelenggara Pemilu, Pileg dan Pilpres.

Berkenaan dengan pencalegan perempuan, Hetifah membagi pengalaman sebagai caleg dan menuturkan ada lima hal penting yang harus diperhatikan perempuan bakal caleg. “Sedikitnya ada lima hal penting baru caleg-caleg perempuan yaitu dukungan partai, keluarga, jaringan sosial, pendanaan serta tim,” kata perempuan yang peneliti dan aktifis kampus ini.

Hetifah yang juga Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) itu mengatakan, mulai dari sekarang bakal calon legislatif (caleg) perempuan sudah harus membuat tim pemenangan karena pendaftaran caleg sudah dekat. “Setiap ada perempuan yang kelihatannya pengen nyaleg, saya selalu tanya, sudah buat tim belum. Harus segera membentuk tim,” jelas Hetifah.

Menurut perempuan berhijab kelahiran Bandung 1964 tersebut, tim bisa dibentuk dari kader-kader partai yang punya loyalitas dan kompentensi. Selain itu, caleg juga bisa merekrut anak-anak muda sebagai tim sukses.

“Cari dari orang terdekat atau orang yang dikenal untuk tim inti karena selain kompetensi, loyalitas sangatlah penting. Ikut sertakan kader partai muda atau mahasiswa dalam intership di tim sukses,” demikian Hetifah Sjaifudian.

Sementara itu Ketua Kowani, Onny Jafar Hafsah yang mewakili Giwo Rubianto Wiyogo sebagai Ketua Umum Kowani mengatakan pentingnya para caleg perempuan untuk memahami aturan Pemilu.

“Bidang Politik Kowani menitikberatkan program pengetahuan sistem Pemilu dan kepartaian pada perempuan karena sangat berpengaruh pada pentingnya keterwakilan perempuan di sektor publik,” kata Onny. (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top