Polhukam

Oesman Sapta: MABM Jadi Jembatan Redam Konflik di Kalimantan Barat

PARLEMENTARIA.COM– Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Oesman Sapta Odang mengaku bangga dengan keberadaan Majelis Adat Budaya Melayu (MABM).

Soalnya, MABM mempunyai komunikasi strategis di Kalimantan Barat. MABM menjadi jembatan dalam meredam konflik dan menyelesaikan permasalahan serta menjadi contoh dalam mempererat persatuan bangsa Indonesia di Kalimantan Barat.

Hal itu dikatakan Oesman Sapta yang akrab dipanggil OSO ini saat membuka Musyawarah Besar V MABM Kalimantan Barat di Hotel Grand Mahkota Pontianak, Rabu (28/2). “MABM harus menjaga persatuan bangsa Indonesia dan adat Melayu.”

Dikatakan, dirinya bangga dengan organisasi yang mampu berkontribusi nyata dan menjadi contoh persatuan diantara suku yang ada di Kalimantan Barat sudah sesuai dengan pilar bangsayaitu Pancasila.

Pada saat yang sama, Ketua MABM, Chairil Effendi menyatakan apresiasi dan dukungan dari Oesman Sapta selama ini. “Terimakasih untuk semua nasehat dan pesan Bapak Oesman yang selama ini selalu menyediakan waktu, energi dan dukungan buat organisasi ini. Saya berharap organisasi ini berjalan dan beradaptasi sesuai perkembangan zaman,” jelas dia.

Penjabat Gubernur Kalbar, Doddy Riyadmadji mengungkapkan, silaturahmi sangat baik untuk mempererat persatuan terutama masyarakat Kalbar.
“Saya harap musyawarah besar ini akan memberikan kontribusi nyata bagi Kalbar dan bagi organisasi ini sendiri dan membangun adat budaya melayu.” (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top