Breaking News
Polhukam

PPP Terbelah di Pilkada Jakarta Putaran Kedua

×

PPP Terbelah di Pilkada Jakarta Putaran Kedua

Sebarkan artikel ini

PARLEMENTARIA.COM-Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terbelah dalam memberikan dukungannya terhadap kedua pasangan calon Gubernur DKI Jakarta di Pilkada Jakarta 2017 putaran kedua 19 April nanti.

Ada kelomok dalam tubuh partai yang berazaskan Islam itu mendukung pasangan calon (paslon) Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) dan ada pula yang mendukung paslon Anies Baswedan-Sandiaga UNo (Anies-Sandi).

“DPW PPP DKI Jakarta menyatakan dukungan kepada pasangan calon Basuki Tjahaja Purnama- Djarot Saiful Hidayat,” terang Ketua DPW PPP DKI Jakarta Abdul Aziz dalam pernyataan resminya yang disampaikan ke media masa, Jumat (14/04/2017).

Secara terpisah, politisi senior PPP Bachtiar Chamsyah mengaku bahwa sejumlah pengurus DPW PPP DKI Jakarta menyatakan dukungannya kepada paslon nomor urut 3, Anies-Sandi. Para pengurus PPP tersebut merupakan gabungan dari kubu Djan Faridz dan Romahurmuziy.

“PPP merupakan partai berazaskan Islam, sehingga dalam menetapkan dan memilih calon pemimpin harus lah sesuai azas tersebut,” ujar politisi senior PPP Bachtiar Chamsyah dalam konferensi pers bersama di Jakarta, Jumat (14/04/2017).

Pilihan dirinya bersama rekan-rekannya mendukung Anies-Sandi bukan didasarkan SARA melainkan pilihan politik dari partai berbasis Islam. “Dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga PPP tertulis bahwa PPP harus mendukung pemimpin seiman,” tegasnya.

Karena itu Bachtiar menegaskan, dukungan yang diberikan Ketua Umum PPP baik Romy maupun Djan Faridz terhadap paslon Ahok-Djarot tidak sesuai dengan azas PPP yang berazaskan Islam.(esa)

Komentar