Breaking News
Polhukam

Setya Novanto: Pers Harus Dilibatkan Dalam Proses Demokrasi

×

Setya Novanto: Pers Harus Dilibatkan Dalam Proses Demokrasi

Sebarkan artikel ini

JAKARTA– Ketua DPR RI, Setya Novanto mengatakan, pers memiliki peran sangat strategis dalam pembangunan nasional. Pers merupakan urat nadi pembangunan bangsa Indonesia.

Karena itu, pers harus terus terlibat dalam proses demokrasi di Indonesia serta penyelenggaraan pembangunan nasional dalam usaha terciptanya kesejahteraan rakyat.

Hal itu dikatakan Setya Novanto, Kamis (9/2) dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2017. Puncak HPN 2017 digelar di Ambon, Provinsi Maluku. Serangkaian agenda kegiatan disiapkan dalam peringatan HPN kali ini.

Politisi senior Partai Golkar ini mengatakan, sebagai negara demokrasi, Indonesia beruntung telah memiliki UU Pers yang mengatur dan menjamin perlindungan buat segenap insan pers.
Kendati demikian, kata Ketua Umum DPP Partai Golkar ini, pers juga memiliki kode etik jurnalistik yang mengikat dan menjadi pedoman bagi pelaksanaan fungsi jurnalistiknya.
“Pasal 8 UU No: 40/1999 tentang Pers dijelaskan, pers mendapat perlindungan hukum dalam melaksanakan profesinya.

“Meski memiliki hak khusus dan dilindungi UU, pers tidak boleh berlebihan atau melampaui fungsinya sesuai dengan kode etik yang mengikatnya. Salah satunya, pers tidak punya hak untuk memeriksa, seperti hak memeriksa atau menyidik yang dimiliki aparat penegak hukum.”

Dalam perjalanannya, lanjut wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Nusa Tenggara Timur (NTT) ini, pers Indonesia memiliki sejarah panjang dalam menentukan nasib bangsa. Tidak ada sejarah atau peristiwa penting yang tidak tercatat dan tertulis.

Pergolakan politik, pertumbuhan ekonomi, peristiwa hukum serta situasi keamanan tak lepas dari peran media. Di era teknologi yang pesat, dunia pers dituntut untuk mampu bersaing serta tetap profesional.

“Era teknologi yang berkembang pesat seperti sekarang ikut mempengaruhi perkembangan media. Karena itu, momen perayaan HPN ini saya berharap, pers sebagai industri dapat terus berbenah diri agar bisa bersaing, menjadi lebih profesional serta mampu secara obyektif menyampaikan informasi, pendidikan dan pencerahan bagi masyarakat,” demikian Setya Novanto. (art)

Komentar