JAKARTA– Daerah perbatasan merupakan halaman muka. Karena itu, penanaman nilai-nilai luhur kebangsaan bagi masyarakat di daerah perbatasan penting untuk terus diperkuat, kalau tidak orang bisa pindah
Itu dikatakan Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan seusai memberikan materi mengenai empat pilar pada Muktamar Nasyiatul Aisyiyah XIII di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Yogyakarta, pekan ini.
Menurut dia, upaya penguatan itu bukan hanya menjadi kewenangan MPR
RI melainkan juga seluruh pemangku kepentingan lainnya, termasuk
pemerintah daerah, kampus-kampus, TNI/Polri, serta berbagai organisasi
masyarakat. “Kalau hanya MPR saja yang melakukannya maka kemungkinan besar tidak akan berhasil.”
Dikatakan, nilai-nilai kebangsaan di dalamnya memuat pemahaman mengenai Pancasila itu, perlu terus diperkuat karena saat ini kesadaran mengenai spirit kebangsaan telah memudar di kalangan remaja.
Memudarnya nilai kebangsaan bukan hanya di wilayah perbatasan, tetapi juga di perkotaan. Hal itu tercermin saat ia berkunjung ke salah satu SMA dan menanyakan mengenai nilai luhur Pancasila.
Dari pertanyaan itu, hanya tiga orang yang mengangkat tangan dari 300 siswa. “Karena itu, perlu kerja sama dengan seluruh kalangan untuk terus
menggalakkan untuk membangun karakter bangsa dengan nilai-nilai luhur
kebangsaan yang ada,” demikian Zulkifli Hasan. (art)






