Breaking News
Polhukam

Kontribusi Calon Ketum Golkar Diputuskan di Pleno

×

Kontribusi Calon Ketum Golkar Diputuskan di Pleno

Sebarkan artikel ini

JAKARTA– Nominall kontribusi para calon untuk penyelenggaraan Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) Partai Golongan Karya (Golkar) di Bali pertengahan Mei mendatang bakal diputuskan dalam rapat pleno partai berlambang Pohon Beringin tersebut.

“Karena sifatnya masih usulan, masalah nominal kontribusi itu baru akan diputuskan dalam Rapat Pleno. Itu merupakan usul dari Panitia Pengarah (Steering Committee) Munaslub,” kata Ketua Panitia Penyelenggara Munaslub Partai Golkar, Theo L Sambuaga, Kamis (21/4).

Dikatakan Theo, usulan nominal tersebut muncul karena gelaran Munaslub membutuhkan dana yang tidak sedikit. Karena itu caketum diminta kontribusi untuk menutup kebutuhan uang itu. Kontribusi bukan hanya dibebankan kepada caketum tetapi ke seluruh kader Partai Golkar, termasuk saya. Semua kader harus, terutama pengurus DPP karena munaslub ini hajatan pusat, lalu anggota di Fraksi Golkar di DPR, dan tentu saja caketum.”

Terkait dengan nominal mencapai Rp10 miliar, Theo menjelaskan, kontribusi dari para calon ketua umum harus disamakan agar tidak ada kesenjangan. Namun, memang angka itu masih bisa berubah tergantung hasil rapat pleno.

Saat nominal untuk caketum disamakan, kontribusi dari para kader tidak bisa disamakan. Theo mengatakan bahwa kemampuan tiap kader berbeda maka untuk kader tak disamaratakan.

Rapat pleno panitia penyelenggara Munaslub Partai Golka sebelumnya sudah merumuskan kewajiban biaya setor bagi bakal calon ketua umum untuk Munaslub, senilai Rp5-10 miliar.

Ketua Panitia Pengarah Munaslub Golkar, Nurdin Halid mengatakan, biaya itu wajib dibayar bakal calon setelah lolos verifikasi. Sebab, pembiayaan Munaslub, akan ditanggung secara gotong royong antara bakal calon, panitia, dan dewan pimpinan pusat. “Besaran angkanya berkisar antara Rp5-10 miliar,” kata Nurdin Halid. (art)

Komentar