Jakarta – Kekecewaan terhadap kepemimpinan Irman Gusman di DPD ternyata sudah terjadi pada keanggotaan DPD periode 2009-2014. Hal ini diungkapkan Anggota DPD periode 2009-2014 Elnino Husein Mohi.
Dia mengatakan, DPD periode 2009-2014 sebenarnya juga sudah pernah membahas sistem kepemimpinan DPD 2,5 tahun, meskipun akhirnya menguap hanya sampai mosi tidak percaya. Penyebabnya juga sama, yakni kekecewaan para anggota pada kepemimpinan Irman Gusman.
Elnino yang kini menjadi Anggota Komisi I DPR RI ini berpendapat, jika saja mayoritas anggota DPD periode sebelumnya kembali terpilih pada periode saat ini, maka dia yakin Irman Gusman tak akan terpilih lagi menjadi Ketua DPD.
“Wacana soal kepemimpinan 2,5 tahun sudah muncul pada periode saya (2009-2014). Itu ada semacam pelampiasan kekecewaan oleh anggota yang kecewa dengan pimpinan (Irman),” katanya kepada parlementaria.com.
Pada periode DPD 2009-2014, lanjut dia, sudah ada upaya pengumpulan tandatangan sebagai mosi tidak percaya kepada Irman Gusman dan tandatangan itu juga berisi usulan periode kepemimpinan DPD selama 2,5 tahun.
“Tapi entah apa yang terjadi, saat itu ada gerakan yang mementahkannya,” imbuh Elnino.
Elnino yang kini tidak lagi menjadi anggota DPD mengaku sangat menyayangkan terulangnya kasus mengecewakan terhadap Ketua DPD. Tugas DPD sebagai senator yang menjadi jangkar aspirasi antara masyarakat dengan daerah pasti terbengkalai.
“Orang yang terus mau nyaman dengan posisinya tentunya tidak bisa terus dipertahankan,” tuntas Elnino. (sah)






