JAKAR
TA– Setara Institute mengecam ledakan di Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (12/1) yang menimbulkan korban jiwa tidak hanya petugas keamanan tetapi juga masyarakat sipil yang tidak bersalah.
Kecamanan tersebut disampaikan Ketua Setara Institute, Hendardi kepada wartawan sesaat setelah terjadi ledakan di jantung ibukota Indonesia ini. “Siapapun pelaku dan motif tindakan teror tersebut, Polri harus bertindak cepat, tepat dan akurat sehingga setiap penanganan terorisme dapat dipertanggungjawabkan dan mampu mengurai jejaring yang lebih luas. Polri memiliki kemampuan menangani teror semacam ini,” kata Hendardi.
Setara Institute, lanjut Hendardi, menyesalkan kelemahan kinerja intelijen negara yang gagal mendeteksi dan mencegah teror tersebut sehingga menimbulkan korban jiwa termasuk dari masyarakat sipil.
Karena itu, kepada masyarakat Hendardi berharap, tetap waspada meskipun tidak perlu panik. Bahkan berbagai himbauan yang menebarkan kebencian terhadap simbol-simbol asing tidak perlu ditanggapi berlebihan.
Polri juga diharapkan mampu memberikan update informasi berkala kepada masyarakat untuk menjawab kecemasan publik, akibat adanya informasi mengenai adanya ancaman serupa di beberapa lokasi lain.
“Bahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga harus memastikan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk bekerja lebih efektif dalam mendeteksi berbagai ancaman,” demikian Hendardi. (art)






