PARLEMENTARIA.COM – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon (F-Gerindra) menerima Susilowaty, istri sekaligus ibu dari korban insiden kebakaran yang terjadi di ruang terapi Hyperbarik, Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Mintoharjo pada 16 Maret 2016 lalu.
Tujuan kedatangan Susilowaty ini, dijelaskan Fadli untuk meminta dukungan dari DPR serta menyampaikan kekecewaanya atas ketidakadilan yang diberikan pihak rumah sakit Mintoharjo kepada para korban.
“Bu Susi merasa tidak mendapat keadilan dari pihak rumah sakit atas meninggalnya suami serta anaknya. Tidak ada empati dan upaya untuk menyelesaikan masalah tersebut sampai hari ini,” jelas Fadli di ruang kerjanya Gedung Nusantara III DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2/08/2017).
Atas aspirasi yang diterima itu, Fadli berjanji akan meneruskan aspirasi kepada pihak terkait. “Saya akan menyurati pihak rumah sakit. Sebetulnya walalupun ini musibah, seharusnya pihak rumah sakit sedikit empati kepada keluarga korban, ini datang ke rumah duka saja tidak,” ugkapnya.
Selain itu, pihaknya juga akan minta dilakukan penelitian lebih dalam atas kejadian tersebut, pasalnya sampai hari ini belum diketahui penyebabnya kebakara tersebut, “Ini kan belum tahu penyebabnya apakah human error, alat yang sudah rusak, atau ketidaksesuain SOP,” tuturnya.
Usai menyampaikan aspirasi serta menceritakan kronologi kerjadian kebakaran tersebut kepada Pimpinan DPR, Susi berharap DPR bisa mencari jalan keluar. “Saya sangat berharap agar kasus anak dan suami saya selesai. Dan jangan sampai ada korban selanjutnya, cukup mereka jadi korban rumash sakit pemerintah,” ungkapnya.
Atas kejadian yang menimpah anak dan suaminya itu, ia berharap pemerintah bisa lebih memperhatikan alat kesehatan yang ada di rumah sakit, khusunya rumah sakit pemerintah. “Keadilan untuk manusia harus dijalankan, jangan tinggal diam begitu saja, tidak ada empati kepada anak dan suami saya, ,saya berharap ada keadilan,”pungkasnya. (chan)






