JAKARTA– Meski hingar-bingar dan riuh suasana yang begitu kompleks dan terkadang bising, itu sebagai tanda bahwa demokrasi sesungguhnya tengah berjalan.
“Alhamdulillah penyelenggaraan Pilkada Serentak berlangsung lancar, aman dan damai di seluruh daerah di Indonesia. Saya apresiasi penyelenggaraan Pilkada kali ini,” kata Ketua DPR RI, Setya Novanto dalam rilis yang diterima Parlementaria, com, Kamis (16/02).
Ketua Umum DPP Partai Golkar itu menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, diantaranya KPU, KPUD, Polri, TNI, lembaga-lembaga kemasyarakatan, Paslon Kepala Daerah serta seluruh pendukungnya atas kondusivitas dan stabilitas dalam setiap tahapan pilkada hingga pencoblosan kemarin.
Sebagaimana diketahui, ada 101 daerah yang menyelenggarakan pilkada serentak 2017 untuk memilih 153 calon kepala daerah, yang terdiri dari 7 paslon gubernur dan wakil gubernur, 18 paslon walikota dan wakil walikota, serta 76 paslon bupati dan wakilnya.
Untuk tetap menjaga situasi nasional agar tetap kondusif, ia mengajak masyarakat untuk tetap bersabar dan menunggu hasil akhir perhitungan suara dari KPUD meski hasil sementara sudah diumumkan oleh beberapa lembaga survei.
Dikatakan, jika ada permasalahan atau perselisihan terkait perhitungan suara, sebaiknya diselesaikan dengan mekanisme yang resmi. Menggunakan jalur hukum seperti mengajukan gugatan di Mahkamah Konstitusi dan menerima apapun hasil keputusan demi kepentingan bersama.
Khusus untuk daerah yang akan menyelenggarakan pilkada putaran kedua, Novanto menghimbau semua elemen masyarakat untuk secara bersama-sama menjaga dan memantau jalannya pilkada putaran kedua agar tetap on the track. Sehingga para pemilih dapat memilih dengan jujur, bebas langsung dan rahasia, tanpa intimidasi, tanpa rekayasa serta tanpa intervensi dari pihak manapun.
“Pilkada adalah ajang kontestasi yang sejatinya menghasilkan pemimpin-pemimpin yang betul-betul dipercaya mampu membenahi persoalan kita semua yang terkait dengan hajat hidup rakyat dalam menggapai kehidupan yang lebih baik di masa yang akan datang.”
Dikatakan, di mata dunia bangsa dan rakyat Indonesia telah menunjukan kedewasaan dan kualitas demokrasi, dimana perbedaan pilihan politik merupakan hal yang biasa di negeri ini.
“Siapapun yang terpilih sebagai pemimpin, adalah bagian dari kita sesama rakyat, yang memahami kebutuhan dan kepentingan rakyat dalam mengemban amanah dan tanggung jawab dari rakyat. Mari kita menyongsong kehidupan yang lebih baik, melalui pemimpin-pemimpin yang lahir dari rakyat, untuk rakyat dan demi kepentingan rakyat,” demikian Setya Novanto. (art)






