Breaking News
Olahraga

Tagih Janji Kemenpora, Tim Softball Indonesia Temui Pimpinan DPR

×

Tagih Janji Kemenpora, Tim Softball Indonesia Temui Pimpinan DPR

Sebarkan artikel ini

JAKARTA– Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto meminta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrowi menepati janjinya, memberikan reward kepada atlet softball yang telah memenangi kejuaraan di tingkat ASEAN.

“Saat mereka mempersiapkan diri menghadapi Kejuaraan ASEAN, dijanjikan Deputi Kemenpora akan diberikan hadiah apabila menang pada kejuaraan ASEAN,” kata Agus Hermanto usai menerima team Softball Indonesia di Gedung DPR, Senayan, Rabu (18/01).

Namun, lanjut politisi senior Partai Demokrat itu, janji itu tidak ditepati. Hanya rembes tiket pesawat yang diberikan Kempora kepada para Atlet. Akibatnya, atlet kecewa dan mengadukan soal janji itu kepada DPR guna meneruskan protesnya kepada Kemenpora melalui Komisi X DPR yang membidangi olahraga.

“Saya minta mereka buat outline agar disampaikan kepada Komisi X agar bisa meminta klarifikasi kepada pemerintah untuk menepati janji. Kalau sudah janji, ya harus ditepati,” kata anggota dewan pembina Partai Demokrat tersebut.

Tim softball yang diwakili 6 pemain termasuk pelatih dan official ini juga meminta pemerintah memberikan sedikit perhatian kepada olahraga beregu ini. Pasalnya, softball adalah salah satu dari sedikit olahraga beregu Indonesia yang berprestasi.

“Kita harus menghargai prestasi dari anak bangsa yang telah berjuang dan menghasilkan prestasi. Kita harus apresiasi, ini harus dibina terus supaya para atlet bisa sampai ke taraf dunia yang Insya Allah kalau menang akan membawa nama baik Indonesia ke tingkat dunia,” kata wakil rakyat dari Dapil Jawa Tengah ini.

Otto Wahyuminarto, anggota tim softbal Indonesia yang berjuang dalam kejuaraan ASEAN itu mengatakan, pihaknya ingin mendapat sedikit perhatian dari pemerintah seperti cabang olahraga lain, pasalnya sampai saat ini tim softball Indonesia belum diangkat menjadi perhatian yang serius di Indonesia.

“Kita minta diberi perhatian lebih. Kita kan berprestasi tapi tidak mendapat perhatian. Bukan kecemburuan. Kita kan juga berjuang membawa nama Indonesia dan menjadi juara. Apalagi dari semua tim beregu, kita terbaik saat ini. Suatu pencapaian kebangaan bagi kita jika diberi perlakukan yang sama seperti cabang olahraga lainnya meraih juara.”

Pihaknya juga berharap Kemenpora dapat menepati janjinya. “Olahraga yang membawa nama bangsa juga diharapkan mendapat pembinaan untuk diangkat mengikuti perlombangan di level dunia,” demikian Otto Wahyuminarto. (art)

Komentar