Parlementaria.com– Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kota Tomohon, serta seluruh elemen masyarakat atas dedikasi dalam menjaga keberlanjutan Tomohon International Flower Festival (TIFF). Menurutnya, semangat kolaboratif yang terbangun sejalan dengan kebijakan nasional untuk mengembangkan event unggulan daerah.
TIFF, yang telah masuk Kharisma Event Nusantara (KEN) selama empat tahun berturut-turut, kembali menjadi panggung kreatif berskala internasional. Peserta festival tahun ini meliputi masyarakat umum, komunitas seni, instansi pemerintah, perusahaan swasta, hingga delegasi dari Jepang, Amerika Serikat, Turki, Albania, dan Filipina.
Festival dibuka dengan Tarian Kolosal Anak Maesaan Wo Kawangunan yang mengisahkan sejarah berdirinya Kota Tomohon. Agenda utama meliputi parade 30 flower float dan karnaval busana berhiaskan bunga segar hasil panen petani Tomohon. Parade tersebut melintasi jalur protokol kota dan berakhir di Stadion Babe Palar, memadukan seni, desain, dan kekayaan alam.
Kementerian Pariwisata turut menjadi peserta parade dengan mengusung tema pacu jalur dari Riau, perlombaan perahu tradisional yang menjadi simbol kekompakan, semangat kolektif, dan warisan budaya. Menpar Widiyanti berharap TIFF dapat terus tumbuh sebagai simbol kebanggaan Indonesia di mata dunia.
Dukungan terhadap TIFF sejalan dengan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui Koperasi Merah Putih. Program ini diharapkan memperkuat ekosistem pariwisata daerah melalui peningkatan kapasitas SDM, penguatan ekosistem kreatif, serta promosi internasional.
Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menegaskan bahwa kelestarian Kota Tomohon sebagai “Kota Bunga” adalah hasil kolaborasi petani, pelaku pariwisata, dan pemerintah daerah. Ia mendorong agar sinergi ini berlanjut, memberi akses teknologi dan pasar internasional bagi petani bunga, serta pelatihan branding untuk pelaku ekonomi kreatif.
TIFF 2025 berlangsung pada 8–12 Agustus 2025, diisi dengan Kongres Citynet Chapter Indonesia, Diplomatic Tour, serta Tourism Trade and Floriculture Expo. Ajang ini diharapkan meningkatkan kunjungan wisatawan, membuka lapangan kerja baru, dan memperkuat UMKM berbasis budaya lokal. (Rilis/@l)






