Polhukam

Bamsoet: Fungsi Legislasi Jadi Tolak Ukur Kinerja Wakil Rakyat di Parlemen

PARLEMENTARIA.COM– Fungsi legislasi DPR RI menjadi tolok ukur dari kinerja dewan dalam memperjuangkan aspirasi dan harapan rakyat. Karena itu, legislasi ini harus dimaknai dari sisi kemanfaatannya buat kesejahteraan masyarakat secara luas.

Hal itu dikatakan Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo dalam pidatonya pada Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Kura-kura Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (16/8). Hadir Sidang Bersama kali ini mantan Presiden BJ Habibie, Megawati Soekarnoputri dan mantan Wakil Presiden Try Sutrisno, Hamzah Haz dan Boediono.

Terkait dengan kerja legislasi, kata Ketua DPR RI yang akrab disapa Bamsoet ini, DPR RI telah menyetujui RUU tentang Pendapatan Negara Bukan Pajak (RUU PNBP) menjadi undang-undang.

UU PNBP ini, lanjut politisi senior Partai Golkar ini, diharapkan dapat meningkatkan sumber pendapatan negara, memperkuat ketahanan fiskal, serta mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Dikatakan, DPR RI juga berkomitmen untuk mempercepat penyelesaian pembahasan RUU tentang Perubahan Kelima atas UU No: 6/1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.

Kemudian, RUU tentang Perubahan atas UU No: 4/2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara dan menyelesaikan penyusunan RUU tentang Perubahan atas UU No: 22/2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. “Semua itu diarahkan untuk meningkatkan pendapatan negara melalui pajak dan PNBP,” demikian Bambang Soesatyo. (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top