Polhukam

Komjen Pol Syafruddin Gantikan Asman Abnur: “Saya Dapat Jabatan Karena Prestasi”

PARLEMENTARIA.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melantik Komjen Pol Syafruddin sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menggantikan Asman Abnur, di Istana Negara, Rabu (15/8/2018).

Asman Abnur harus mengundurkan diri dari jabatan menteri tersebut karena partai tempatnya bergabung, yaitu Partai Amanat Nasional (PAN) tidak masuk dalam koalisi pengusung Jokowi-Ma’aruf Amin.

Syafruddin yang tengah memegang jabatan Wakil Kepala Polri itu ditunjukan Presiden Jokowi untuk Menteri PANRB berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) No 142 P Tahun 2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menpan-RB dalam Sisa Masa Jabatan Periode 2014-2019 tertanggal 14 Agustus 2018.

Pria kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan, 12 April 1961 itu lulusan AKABRI tahun 1985 dan pernah menjabat sebagai Ajudan Wakil Presiden Jusuf Kalla pada 2004 saat masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhyono-Jusuf Kalla.

Syafruddin menegaskan, penunjukan dirinya sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, bukan merupakan titipan Wakil Presiden Jusuf Kalla, melainkan karena prestasi.

“Yang pasti yang memanggil saya adalah Presiden, dan saya tidak pernah dititip-titip,” kata Syafruddin seusai acara serah terima jabatan Menteri PANRB di Kantor Kementerian PANRB.

Syafruddin menegaskan semua pejabat negara mengetahui kinerjanya. Dia kembali menegaskan selama 33 tahun bertugas di Polri, tidak pernah menerima jabatan berdasarkan titipan seseorang. “Saya mendapatkan jabatan karena prestasi saya,” kata dia.

Dia menekankan dirinya mendapat tugas dari Presiden sebagai Menteri PANRB, meneruskan seluruh program yang telah dicanangkan kepemimpinan sebelumnya.

Asman Abnur meyakinkan kepada Syafruddin bahwa seluruh jajaran staf hingga deputi Kementerian PANRB akan secara sungguh-sungguh mendukung tugas Syafruddin sebagai Menteri PANRB.

Politisi Partai Amanat Nasional itu meyakini Syafruddin dapat langsung beradaptasi dan bekerja meneruskan sisa masa jabatan Menpan periode 2014-2019 tanpa harus belajar lagi.

“Saya yakin beliau bukan lagi harus belajar, tapi tinggal menerapkan hal-hal yang selama ini mungkin banyak diketahui beliau. Apalagi Kementerian PANRB tidak asing dengan institusi beliau sebelumnya sebagai Wakapolri. Mulai dari reformasi birokrasi di Polri, beliau juga terlibat, kemudian penilaian tentang tipe-tipe Polda juga beliau terlibat, ” kata Asman.

Sedangkan Syafruddin mendoakan Asman Abnur menjadi seorang politisi sukses dan berhasil menjadi wakil rakyat di parlemen.

“Kepada Pak Asman selamat kembali ke habitat sebagai politisi sejati. Mau kembali ke Senayan, kita doakan semoga sukses,” ujar Syafruddin.

Syafruddin mengatakan akan menghubungi Asman Abnur bilamana ada hal-hal yang belum diketahui atau dipahami olehnya terkait tugas Menteri PANRB.

Bagi Syafruddin, Asman sudah bagaikan saudaranya sendiri. Dia mengaku mengetahui betul kinerja Asman saat menjabat menteri sangat baik.

Menurut dia, di bawah kepemimpinan Asman opini publik terhadap pelayanan publik semakin meningkat. “Kami bisa memantau (kinerja Asman) dari Mabes Polri,” ujar mantan Wakapolri itu. (anc/chan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top