Breaking News
Polhukam

Ahmed Murad: Terbuka Buat Indonesia Eksplorasi Ladang Minyak di Bahrain

×

Ahmed Murad: Terbuka Buat Indonesia Eksplorasi Ladang Minyak di Bahrain

Sebarkan artikel ini

PARLEMENTARIA.COM– Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo alias Bamsoet menyambut baik berbagai kegiatan sosial yang dilakukan pemerintah dan masyarakat Bahrain di Indonesia.

Sebagai sesama negara berpenduduk muslim, kata politisi senior Partai Golkar ini, Indonesia sangat terbuka dalam membangun hubungan sosial dengan negara-negara Timur Tengah.

“Saya mengapresiasi kunjungan delegasi Bahrain ke Indonesia untuk meresmikan berbagai masjid di Bekasi, Bogor dan Bandung serta memberikan bantuan sosial ke berbagai panti asuhan,” kata Bamsoet ketika menerima Wakil Ketua Parlemen Bahrain, Abdulhalim Abdulla Ahmed Murad di ruang kerja Pimpinan DPR RI Gedung Nusantara Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (17/7).

Dikatakan wakil rakyat dari Dapil Provinsi Jawa Tengah tersebut, berbagai bentuk kegiatan sosial Bahrain tidak hanya bermanfaat buat masyarakat khususnya umat Islam Indonesia saja, tetapi juga akan mempererat hubungan antara kedua negara, yakni Indonesia dengan Bahrain.

Pimpinan DPR RI yang hobi olahraga menembak tersebut memandang, hubungan sosial Indonesia-Bahrain yang selama ini sudah terjalin baik untuk dapat ditingkatkan ke bidang lainnya, seperti politik, ekonomi dan pertahanan keamanan. Perdagangan kedua negara juga sangat besar, sehingga perlu berbagai pertemuan dan dialog agar bisa terbangun kesepahaman.

Indonesia memandang Bahrain sebagai mitra strategis yang bisa dijadikan sebagai pintu masuk produk Indonesia ke berbagai negara Timur Tengah, Teluk dan Afrika Utara.

Sampai akhir 2017, nilai total perdagangan kedua negara USD 206.308 juta. Namun, ekspor Indonesia ke Bahrain relatif kecil yaitu USD 47.348 juta. “Dengan kunjungan ini, saya harap Parlemen Bahrain dapat membantu memberikan kemudahan bagi masuknya berbagai produk Indonesia kesana,” terang Bamsoet.

Bamsoet juga menginginkan hubungan people to people contact Indonesia-Bahrain bisa ditingkatkan lagi. Untuk itu, perlu dibuka kerjasama penerbangan udara yang bisa memudahkan konektifitas kedua warga negara dalam membangun interaksi.

Abdulhalim, ungkap Bamsoet kepada awak media, menyampaikan keinginannya agar maskapai negara mereka, Bahrain Air bisa landing di Jakarta. Beliau juga berjanji akan membantu jika Garuda Indonesia ingin landing di Bahrain.

“Kerjasama penerbangan udara ini sangat bagus. Selain bisa meningkatkan kunjungan wisatawan kedua negara, juga bisa meningkatkan interaksi kedua warga negara,” jelas Bamsoet.

Mengenai ajakan Bamsoet, Wakil Ketua Parlemen Bahrain, Abdulhalim mengatakan, Indonesia selalu mendapatkan tempat spesial di hati masyarakat Bahrain. Menurut dia, Bahrain selalu membuka diri terhadap berbagai kerjasama yang ditawarkan Indonesia.

Negara kami, kata dia, membuka diri untuk membangun kerjasama eksplorasi ladang minyak di Bahrain serta mengundang para insinyur Indonesia untuk berkarir di Bahrain. Selain itu, ada potensi perdagangan lainnya yang tak kalah penting.

“Sebagai negara yang juga memproduksi arang misalnya, Indonesia bisa memasok arang ke Bahrain. Kebutuhan arang di Bahrain sangat tinggi setiap bulannya,” demikian Abdulhalim Abdulla Ahmed Murad. (art)

Komentar