Pengawasan

Hetifah Janji Sampaikan Keluhan Atlet SKOI Kaltim ke Kemenpora

PARLEMENTARIA.COM– Politisi senior Partai Golkar yang menjadi Pimpinan Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian berjanji bakal menyampaikan keluhan pelajar Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) serta Kepala Dinas Olahraga Kalimantan Timur (Kaltim) kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

“Saya akan sampaikan masalah ini untuk ditindaklanjuti. Saya juga sampaikan perlu penambahan fasilitas ruang belajar dan Iptek. Juga try out. Anak-anak jangan cuma terus berlatih, tetapi tidak pernah try out,” kata Hetifah di depan siswa ketika melakukan kunjungan ke SKOI, akhir pekan kemarin.

Menurut Hetifah, para siswa-siswi SKOI adalah pahlawan olahraga Kaltim dan Indonesia. Wakil rakyat dari Dapil Kaltim ini juga mengapresiasi raihan prestasi altet Kaltim yang sudah dicapai selama ini.

Karena itu, Ketua Umum Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) sebagai sayap partai berlambang Pohon Beringin tersebut berharap agar prestasi ini terus ditingkatkan.

Menurut perempuan berhijab kelahiran Bandung, 30 Oktober 1964 tersebut, pelajar SKOI merupakan pahlawan olahraga tidak hanya untuk Kaltim tetapi juga Indonesia.

Karena itu, Hetifah mengapresiasi raihan prestasi altet Kaltim yang sudah dicapai selama ini. Dia berharap, pelajar tidak puas sampai disitu saja. Namun, prestasi harus terus ditingkatkan dalam usaha membawa harum nama tidak hanya Kaltim tetapi juga Indonesia dikancah olahraga internasional.

Dalam kunjungan itu, para siswa siswi SKOI mengadukan beberapa persoalan di SKOI. Mereka mengeluhkan sarana yang rusak seperti AC, air yang acap kali tidak mengalir dan lampu sering padam.

Agus Setia Nur, pelajar SKOI mengakui, air yang ada di mess SKOI kadang mengalami gangguan. Terkait desifit anggaran yang terjadi di Kaltim, menurut Agus hal tersebut juga berpengaruh pada pengelolaan SKOI.

Kepala Dinas Olahraga Kaltim, Sirojuddin juga mengeluhkan pengelolaan SKOI. Bahkan dua tahun terakhir ini SKOI tak mengadakan try out. Sudah dua tahun ini try out tidak ada karena tak ada anggaran.

Sirojuddin mengatakan, saat ini pengelolaan SKOI di Kaltim di bawah Dinas Pendidikan. Ia berharap agar pengalihan kewenangan pengelolaan ini tidak membuat prestasi olahraga Kaltim menurun. “Mohon diperjuangkan Bu Hetifah kepada Pemerintah Pusat,” demikian Sirojuddin. (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top