Polhukam

Dihadapan Ulama Banten, SBY: Demokrat Ingin Pemimpin Amanah

PARLEMETARIA.COM– Presiden Indonesia 2004-2009 dan 2009-2014, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dihadapan ribuan ulama, santri dan masyarakat di Cilegon, Provinsi Banten, Minggu (22/4) mengatakan, dia dan kader Partai Demokrat menginginkan Pemilihan Presiden (Pilpres) mendatang melahirkan pemimpin baru,

Rakyat sebagai pemegang kekuasaan negara ini sesungghnya. “Karena itu, kami dari Partai Demokrat menginginkan pemimpin baru, pemimpin yang mengerti betul apa yang menjadi keinginan rakyat. Mereka itulah yang merasakan betul bagaimana penderitaan rakyat,” kata SBY.

SBY sejak beberapa hari lalu bersama rombongan melakukan safari politik ke Provinsi Banten. Sebelumnya, presiden dua periode tersebut didampingi Ibu Ani Yudhoyono dan sejumlah fungsionaris partai berlambang Bintang Mercy ini termasuk Direktur Eksekutif Yudhoyono Intitute, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Dihadapan para ulama Provinsi Banten, SBY yang juga Ketua Umum Partai Demokrat menyampaikan syarat calon presiden (capres) pilihannya untuk Pemilihan Presiden 2019. Ia menyebut akan ada ‘pemimpin baru.’

Memang pilpres masih satu tahun lagi. Namun, gegap gempita dan pergolakan politik sudah terasa sejak awal tahun politik ini. Bahkan beberapa partai sudah menyatakan dukungan mereka.

PDI Perjuangan bersama Hanura, Nasdem, PPP, Golkar serta pendatang baru, Perindo sudah menyatakan dukung tersebut sudah mendeklarasikan diri untuk memberikan dukungan kepada Jokowi.

Sementara Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) melalui Musyawarah Kerja tuk Nasional (Mukernas) di Hambalang, Bogor, Jawa Barat beberapa pekan lalu juga sudah memutuskan mencalonkan kembali Prabowo untuk perebutan kursi RI Satu itu. Kemungkinan Gerindra berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Hingga saat ini Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) serta Partai Demokrat belum memberikan pernyataan resmi akan memberikan dukungan pada siapa. Kemungkinan ketiga partai ini membentuk koalisi di luar poros pendukung Jokowi dan Prabowo Subianto.

SBY memberikan sinyal soal pemimpin Indonesia berikutnya. Menurut SBY, capres pilihan Demokrat adalah yang bisa merangkul semua lapisan masyarakat, tanpa terkotak-kotak oleh apapun.

Bahkan dalam pernyataannya, SBY menyebut akan ada ‘pemimpin baru.’ “Saya akan pasangkan nanti capres cawapres yang mengerti keinginan rakyat. Insya Allah nanti ada pemimpin baru yang amanah, cerdas dan memikirkan nasib rakyat banyak,” demikian Susilo Bambang Yudhoyono. (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top