Polhukam

Gerindra Tidak Khawatir Koalisasi Gemuk Dukung Jokowi

JAKARTA– Kubu partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) tidak khawatir dengan gemuknya dukungan koalisi pendukung Joko Widodo (Jokowi) maju sebagai calon presiden pada Pilpres tahun depan.

Soalnya, kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) partai Gerindra, Ahmad Muzani dalam Rapat Kerja Nasional (Rakersnas) bidang hukum dan advokasi DPP Partai Gerindra di Jakarta, Kamis (5/4), besar atau ‘gemuknya’ koalisi tak menentukan kemenangan calon presiden dan calon wakil presiden untuk memenangkan kompetisi.

Saat ini setidaknya ada tujuh partai yang telah mendeklarasikan Jokowi sebagai calon presiden yakni PDIP, Golkar, Partai Persatuan Pembangunan, Nasdem, Hanura, Perindo dan Partai Solidaritas Indonesia. ‘Walau begitu, Gerindra tidak takut dengan gemuknya partai pendukung Jokowi,” kata Muzani.

Dikatakan, sejak reformasi bergulir, sistem demokrasi cenderung dinamis dimana saat kontestasi pemilihan calon kepala daerah atau pun calon presiden, masyarakat lebih tertarik pada sosok figur yang akan dipilih.

“Sejarah demokrasi modern Indonesia ada partai yang begitu besar mengusung koalisi, kalah. Ada partai yang begitu minim dalam koalisi, menang. Ada juga partai yang besar koalisinya menang,” kata dia.

Namun demikian, Muzani menyatakan, partainya bakal lebih dulu menentukan dan deklarasi untuk calon presiden. Menurut dia, 11 April nanti siapa yang akan menjadi calon presiden diumumkan, Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum partai Gerindra.

Pengumuman itu sekaligus menjawab, apakah Prabowo atau ada nama lain yang akan diajukan calon presiden dari partai berlambang burung ‘Garuda’ itu. “Mudah-mudahan kami bisa mendeklarasikan (calon) presiden, wakil presidennya belakangan,” dengan Ahmad Muzani. (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top