Polhukam

SBY Bantah Sodorkan AHY Jadi Cawapres Jokowi

PARLEMENTARIA.COM – Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membantah menyodorkan putranya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) jadi calon wakil presiden (cawapres) Joko Widodo (Jokowi).

“Minggu lalu saya melakukan lawatan ke Jawa Barat dan di beberapa tempat, sejumlah orang mengangkat isu itu bahkan di Jakarta seorang purnawirawan TNI bintang 4, junior saya menanyakan apakah benar pemberitaan itu SBY yang minta-minta gabung ke Pak Jokowi, termasuk minta agar AHY dijadikan cawapres beliau. Tidak benar, tidak benar,” kata Susilo Bambang Yudhoyono sebagaimana dilansir dalam akun Facebook resminya, Sabtu (31/3/2018).

Pernyataan tokoh militer Indonesia itu menanggapi isu AHY menjadi cawapres Jokowi. Pria yang akrab disapa SBY itu menegaskan, bahwa tidak bisa memaksa Jokowi untuk menentukan cawapresnya.

“Saya pernah jadi capres 2 kali. Kalau dulu saya pertimbangkan saya cawapres yang mengajak untuk mendampingi saya, saya juga tak happy. Sama kalau ada yang minta ke Pak Jokowi, tentu Pak Jokowi tidak suka,” kata mantan Dan Tonpan Yonif Linud 330 Kostrad (Komandan peleton III di Kompi Senapan A, batalyon Infantri Lintras Udara 330/Tri Dharma, Kostrad, seangkatan dengan Aguswirahadikusuma, Ryamizard Ryacudu dan Prabowo Subianto itu.

Masih kata mantan Menteri Pertambangan dan Energi era Presiden Abdurrahman Wahid, alias Gus Dur ini, bahwa Demokrat masih mengkalkulasikan kadernya untuk maju Pilpres. Apalagi, ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) pencapresan dalam revisi UU Pemilu sebesar ditetapkan menjadi 20 persen.

“Pilihan ini bertentangan dengan konstitusi dan putusan Mahkamah Konstitusi yang bersifat final dan mengikat. Jadi, itu menurut pandangan saya dan tak bisa seorang tokoh dengan gagah berani masang foto di billboard, baliho siap jadi carpes, siap jadi cawapres. Partai Demokrat menghitung secara seksama,” imbuh SBY yang pernah jadi anak buah Presiden Megawati Soekarnoputri sebagai Menkopolhukam itu.(nnc/chan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top