Breaking News
Polhukam

Fahri Hamzah Jumpa Darat dengan Netizen Followernya

×

Fahri Hamzah Jumpa Darat dengan Netizen Followernya

Sebarkan artikel ini

PARLEMENTARIA.COM – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah jumpa darat dengan ratusan netizen followernya dalam acara bertajuk “Ngopi Bareng Fahri” di Paradigma Cafe kawasan Cikini Jakarta Pusat, Jumat (2/1/2018) malam. Bahkan dari para netizen yang hadir, banyak yang datang dari luar Jakarta.

Meski selama ini mereka saling “senggol” dan berkomunikasi lewet kecauan di twitter, namun pertemuan tersebut berlangsung penuh keakraban. Bahkan sebagian besar dari netizen yang hadir berselfi ria dan foto bareng dengan Fahri Hamzah.

Fahri pun diberondong dengan berbagai pertanyaan sejumlah netizen, baik mengenai isu-isu terkini sampai ke personal Fahri Hamzah. Mulai dari sikap tegas Fahri terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hubungan Fahri dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), perjuangannya terhadap daerah pemilihannya dan sampai pada pernyataan-pertanyaan Fahri yang selalu mengkritisi Presiden Jokowi.

Namun hal yang menarik dari pertemuan tersebut adalah para netizen yang hadir “mendaulat” Fahri Hamzah untuk maju sebagai calon presiden dalam Pemilu Presiden 2019. Karena mereka menilai, Fahri sangat pantas memimpin bangsa ini. “Memang ada yang tidak suka dengan kritik-kritik Bang Fahri, tapi banyak pula yang suka,” ujar salah seorang netizen.

Fahri dengan santai menanggapi pertanyaan-pertanyaan tersebut. Terkait hubungannya dengan PKS, Fahri menyampaikan bahwa secara hukum dia adalah bagian dari PKS dan merupakan pendiri partai yang ikut membangun partai dan membina kader.

“Ibarat petani, saya ikut membajak sawah, menanam padi dan menyemai. Kalau saya diusir ya saya harus mempertahankan apa yang sudah saya usahakan dan perjuangkan. Hidup saya sebagian besar di PKS, ya saya harus bertahan,” ujar Fahri Hamzah.

Soal dirinya ada yang mencalonkan jadi calon presiden, Fahri mengatakan, bahwa dirinya tidak ngoyo untuk mengejar jabatan. Tapi dia berprinsip bagaimana menjadi pejabat itu sendiri. “Jadi saya tdak boleh ada mainset ngoyo untuk mengejar menjadi pejabat, tetapi bagaimanab kita menjadi pejabat,” jelas Fahri.

Terhadap kritikan-kritikan pedas yang menyerang dirinya lewat twitter, Fahri tidak mempersoalkannya. “Kalau kritik maki-maki itu harusnya dinikmati saja. Asal bukan menyampaikan gambar-gambar pornografi, itu pasti akan saya blok. Bahkan ada gambar tentang jelek saya, saya tidak akan blok. Saya menilai itu sebagai sebuah kreasi saja,” ujar Fahri.

Usai acara, Fahri memasuki kantor DPD Partai Golkar DKI Jakarta yang mana cafe tempat acara merupakan satu bangunan dengan gedung DPD Golkar Jakarta. “Saya masuk ke Golkar dulu ya,” Fahri kepada wartawan. Fahri masuk kantor Golkar Jakarta itu diajak salah seorang pengurus DPD Partai Golkar DKI Jakarta. (chan)

Komentar