Breaking News
Daerah

Parade Busana Berbagai Etnis Meriahkan Perayaan HUT Sumbawa

×

Parade Busana Berbagai Etnis Meriahkan Perayaan HUT Sumbawa

Sebarkan artikel ini

PARLEMENTARIA.COM – Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59. Dalam rangka memeriahkan HUT-nya tersebut, puluhan orang menggunakan baju adat dari berbagai etnis yang ada di Kabupaten Sumbawa, antara lain Sumbawa, Bali, Batak, Betawi, Madura, Minang, Bugis, Jawa, Tionghoa dan lainnya yang hampir mewakili beragam etnis yang ada di Indonesia.

Parade busana dari berbagai etnis mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Sumbawa ke-59, di halaman kantor Bupati Sumbawa, NTB, Senin pagi (22/1/2018) itu, dihadiri sejumlah tokoh dan putra-putri asal Sumbawa, antara lain Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah.

Selain itu, hadir pula Ketua Satuan Tugas Dana Desa Bibit Samad Rianto sebagai perwakilan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang sebelumnya pernah menjadi Wakil Ketua KPK 2007-2011.

Bupati Sumbawa, M. Husni Djibril dalam pidato sambutannya mengaku bangga teman-teman dari beragam etnis hadir dengan baju adat masing-masing.

“Ini lah bukti bahwa Kabupaten Sumbawa adalah miniatur Indonesia. Kita bersatu dalam kemajemukan,” katanya.

Pesan ini, menurut Husni penting untuk disampaikan nya, karena tahun 2018 sampai 2019 adalah tahun politik. “Karena itu saya imbau, yang sudah harmonis jangan sampai tercederai hingga hancur berantakan,” tambahnya.

Bupati Sumbawa juga sangat bangga dengan kehadiran ke dua tokoh sukses asal Sumbawa seperti Fahri Hamzah dan Bibit Samad Rianto.

“Kehadiran meraka membuat kami semakin bersemangat membangun desa, mengatasi terisolirnya terutama wilayah selatan dan desa terpencil di Kabupaten Sumbawa,” ujarnya lagi.

Di sisi lain, Husni mengatakan bahwa saat ini Kabupaten Sumbawa masih berstatus kabupaten tertinggal yang mayoritas terdiri dari desa, yakni 157 desa dan hanya 8 kelurahan. Karena itu ia berharap, Kabupaten Sumbawa segera dapat meninggalkan statusnya sebagai kabupaten tertinggal.

“Tidak salah jika Kemendes PDTT memberi atensi khusus ke kabupaten Sumbawa. Melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, harapannya Kabupaten Sumbawa akan tambah maju dan akan terentaskan dari kabupaten tertinggal,” tuturnya.

Pada momen ulang tahun ini, Husni bertekad mewujudkan kabupaten yang hebat dan bermartabat dengan langkah inovatif serta melakukan evaluasi komprehensif pemerintah selama setahun

“Inovasi dengan meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Sumbawa Maju

Pada kesempatan tersebut, Fahri Hamzah yang lahir di Utan, Sumbawa, 46 tahun silam berharap tanah kelahirannya semakin maju dan berjaya. Politisi dari PKS yang berkesempatan menghadiri hari jadi kampung halamannya tersebut mengungkapkan rasa bangga sebagai putra daerah dalam bahasa Sumbawa.

“Yaitu bahasa ‘gemburuh’. Gemburuh itu tidak ada dalam bahasa Indonesia, bukan sekedar bahagia tapi dada yang berguncang karena bangga menjadi orang Sumbawa,” pungkasnya. (chan)

Komentar