Breaking News
Polhukam

Hetifah Optimis 30 Persen Kursi DPP Golkar Diisi Kaum Perempuan

×

Hetifah Optimis 30 Persen Kursi DPP Golkar Diisi Kaum Perempuan

Sebarkan artikel ini

PARLEMENTARIA.COM– Politisi senior Partai Golongan Karya (Golkar), Hatifah Syaifudian optimis kepengurusan partai berlambang Pohon Beringin dengan nahkoda baru, Airlangga Hartarto bakal diisi minimal 30 persen kaum perempuan.

Airlangga dikukuhkan sebagai nahkoda dalam Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar di Jakarta Convention Centre (JCC) Jakarta, 18-20 Desember 2017. Dia dipercaya menggantikan Setyo Novanto sebagai Ketua Umum Partai Golkar sampai 2019.

“Kuota 30 persen keterwakilan perempuan di kepengurusan tingkat DPP tercantum dalam pasal 2 UU No. 2 tahun 2008 tentang Partai Politik. Saya optimis Airlangga menjalankan apa yang menjadi amanat UU,” kata wakil rakyat dari Dapil Kalimantan Timur ini.

Dikatakan politisi perempuan Golkar yang rajin menyuarakan aspirasi kaum Hawa maupun konstituennya ini, Golkar sebagai partai politik tertua yang punya wakil di DPR saat ini, tidak kekurangan kader perempuan.

Wanita berhijab tersebut dalam keterangan yang disampaikan melalui WhatsApp (WA) kepada Parlementarian.com, kemarin mengatakan, kader-kader perempuan terbaik Partai Golkar siap mengisi jabatan itu. Kader perempuan Golkar siap juga mensukseskan dua agenda politik ke depan yaitu Pilkada 2018 dan Pemilu Serentak 2019.

“Untuk memperkuat peran perempuan Golkar mewujudkan partai bersih, bangkit untuk Indonesia sejahtera, mensukseskan dua agenda politik yakni Pilkada \serentak 2018 serta Pemilu Serentak 2019, saya nilai perempuan Golkar sudah siap semua. Pak Ketum (Airlangga) pasti akan cukup terbuka,” lanjut Hetifah.

Sebagai nahkoda baru, Airlangga Hartarto mengatakan, sebagian besar kader partai Golkar menginginkan adanya perombakan dalam kepengurusan untuk kepengurusan tiga tahun ke depan.

Pernyataan ini seperti disampaikan Airlangga pada rapat paripurna Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar, Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Selasa (19/12).

“Sebagian besar kader kan minta revitalisasi pengurus. Ya, mereka kan menghendaki perubahan dan juga dalam pandangan-pandangan yang muncul dalam rapat-rapat pada Munaslub. Tadi juga sudah disampaikan harapan-harapan untuk perubahan,” kata Airlangga. (art)

Komentar