Polhukam

Anang Usulkan Registrasi Medsos Gunakan Nomor KTP

PARLEMENTARIA.COM – Program pemerintah yang mewajibkan resgistrasi pengguna kartu sim pra bayar seluler menggunakan KTP elektronik hendaknya diikuti pula registrasi akun media sosial (medsos) karena melalui medsos sering hoax menyebar luas ke publik.

“Semestinya pemerintah juga mendorong agar pengguna media sosial melakukan registrasi akun media sosial berbasis nomor kartu sim atau nomor KTP berupa single identity number (SIN),” kata anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah melalui keterangan tertulisnya, Kamis (30/11/2017)

Anang beralasan, karena informasi hoax sering disebarkan melalui media sosial. “Hoax dan ujaran kebencian muncul dari media sosial. Makanya untuk menekan praktik tersebut harus ada proses registrasi akun media sosial,” ujar Anang.

Anang meminta agar pemerintah merumuskan dalam bentuk kebijakan agar media sosial turut diregistrasi seperti kartu sim pra bayar. “Media sosial merupakan produk inovasi teknologi harus memberi output peradaban yang baik. Medsos bukan justru menjadi alat yang tidak beradab,” tambah Anang.

Selain itu, kata Anang, dengan mewajibkan pengguna media sosial untuk registrasi berbasis sim card atau KTP Elektronik juga memberi proteksi kepada anak-anak yang belum memiliki identitas diri. “Dengan cara ini pula, anak-anak akan terlindungi dari paparan konten negatif. Ide ini memiliki semangat proteksi terhadap anak-anak,” tegas Anang.

Menurut musisi asal Jember ini, registrasi akun medsos sama sekali tidak diarahkan pengekangan kebebasan berpendapat dan berekspresi. Menurut dia, justru registrasi akun medsos dimaksudkan untuk proteksi diri para penggunanya.

“Registrasi ini bukan untuk mengengkang kebebasan berpendapat dan berekspresi, tapi justru proteksi pengguna medsos dan mengembalikan khitah medsos untuk interaksi sosial melalui digital dengan cara yang beradab,” tandas Anang. (chan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top