Peristiwa

Pelaku Ledakkan Bom Sebelum Tembaki Jamaah Masjid Ar Rawda

PARLEMENTARIA.COM– Gerombolan bersenjata yang menyerang masjid Ar-Rawda di Sinai Utara, Mesir, Jumat (24/11) membawa bendera ISIS. Mereka meledakkan bom sebelum menembaki jemaah secara membabibuta.

Sejumlah pejabat pemerintah Mesir, Sabtu (25/11) mengatakan, jumlah korban meninggal dunia akibat teror ini bertambah menjadi 305 orang, 27 di antaranya anak-anak. Serangan juga membuat 128 orang terluka dan harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit terdekat.

Militer Mesir mengatakan, mereka telah melancarkan serangan udara dan penggrebekan terhadap sejumlah militan yang bertanggungjawab atas pembunuhan yang disebut sebagai serangan paling berdarah dalam sejarah modern di negara dialiri Sungai Nil tersebut.

Kejaksaan Mesir mengaitkan serangan itu dengan militan ISIS yang kalah perang di Irak dan Syiria. Penyerang 25 sampai antara 30 orang.
“Penyerang mengambil posisi di depan pintu dan 12 jendela dengan menenteng senapan otomatis,” kata jaksa.

Gerombolan bersenjata itu mengenakan masker dan seragam militer. Mereka mengepung masjid Ar-Rawda dengan menghalangi jendela dan pintu untuk kemudian menembakkan senjata secara membabi buta ke dalam masjid.

Saksi hidup yang terluka kepada jaksa menyebutkan, gerombolan bersenjata itu meledakkan bom menjelang salat Jumat di Masjid Al Rawdah di Bir al-Abed, sebelah barat El-Arish berakhir.

Setelah meladakan bom, mereka menembaki jemaah yang berusaha kabur. Tak hanya itu, pelaku juga menembaki mobil ambulans serta membakar mobil untuk memblokir jalanan.

Foto-foto media pemerintah Mesir menunjukkan para korban yang bersimbah darah. Puluhan jenazah ditutupi selimut. “Angkatan Udara telah membumihanguskan markas yang digunakan elemen teroris,” kata siaran pers tentara Mesir seperti dikutip Kantor Berita Reuters. (art/ant)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top