Breaking News
Polhukam

Ketua KY : Agama Sumber Etika

×

Ketua KY : Agama Sumber Etika

Sebarkan artikel ini

PARLEMENTARIA.COM – Ketua Komisi Yudisial (KY) Prof. Dr. Aidul Fitriciada Azhari SH, M.Hum mengatakan, agama merupakan  sumber etika yang penting,  tetapi belum dimanfaatkan secara baik. Padahal banyak nilai-nilai bisa digali dari agama, tidak hanya  menjaga persatuan, tapi juga penggerak, pendorong, dan  energi yang besar, yang sanggup  mengarahkan umatnya pada kesejahteraan.

Misalnya etika protestan, dan tokugawa Jepang yang mengajarkan sikap kedisiplinan dan  kerja keras. Ajaran seperti itu terbukti mampu membawa bangsa Jepang mengalami kemajuan pesat. Bahkan mereka menjadi negara yang tetap memegang etika, sekaligus negara modern,” kata Aidul Fitriciada Azhari SH, M.Hum pada pembukaan Konferensi Nasional Etika Kehidupan Berbangsa, di komplek Parlemen Senayan, Rabu (31/05/2017).

Selain agama, kata Aidul Fitriciada Azhari, Pancasila juga menjadi sumber etika.  Jadi Pancasila bukan hanya pemersatu, tapi juga tempat  berlindung bagi semua bangsa, pancasila harus jadi ideologi terbuka penggerak pada kemajuan.

“Budaya daerah yang jumlahnya sangat banyak, juga bisa menjadi sumber etika. Seperti Perwakilan di Minang, atau Desa Lembang Toraja. Peradilan disana mampu mereduksi kasus ke peradilan”, kata Aidul Fitriciada menambahkan.

Intinya, upaya untuk menghidupkan etika kehidupan berbangsa dan bernegara tidaklah susah. Ada banyak sumber yang bisa dipakai untuk merealisasikan amanat Tap MPR No VI tahun 2001, tentang  etika kehidupan berbangsa dan bernegara. Dan merekonstruksi peradilan etik bagi para pejabat negara. (chan)

Komentar