Breaking News
Polhukam

Zulkifli Hasan: Orang Teriak Allahu Akbar Dituduh Makar

×

Zulkifli Hasan: Orang Teriak Allahu Akbar Dituduh Makar

Sebarkan artikel ini

PARLEMENTARIA.COM – Ketua MPR Zulkifli Hasan menilai bahwa belakangan ini begitu mudahnya masyarakat Indonesia mengemukakan stigma-stigma yang tidak sesuai dengan nilai nilai Pancasila.

“Kalau tidak ada upaya untuk membendungnya, maka kebiasaan itu bisa menimbulkan permusuhan antara sesama warga bangsa. Bahkan bisa berdampak lebih buruk, yaitu perpecahan persatuan dan kesatuan bangsa,” tegas Zulkifli Hasan.

Penegasan itu disampaikan Zulkifli Hasan pada Seminar Pendidikan “Pancasila Sebagai Pedoman Berkehidupan dan Penunjang Pembangunan Negara Indonesia” yang diselenggarakan mahasiswa Fakultas hukum Universitas Yayasan Rumah Sakit Islam (Yarsi) Jakarta, Senin (8/5).

Dia mencontohkan stigma-stigma yang bermunculan di tengah masyarakat tersebut, antara lain, cap radikal untuk orang orang yang taat pada pendirian keagamaan yang dianut, tudingan rasis bagi orang Isman yang tidak mendukung Basuki Tjahya Purnama (Ahok) dan tidak moderat bagi orang-orang yang sarungan, tidak minum bir dan cinta sesama jenis.

“Kalau ada orang teriak Allahu Akbar dituduh radikal. Padahal pada pejuang bangsa kita dulu berjihat melawan penjajahan menggunakan bambu rucing dengan pekikan Allahu Akbar,” kata Zulkifli Hasan.

Karena itu kata Zulkifli, stigma-stigma itu sangat berbahaya dan wajib diluruskan. “Itu adalah sifat, perilaku dan kebiasaan orang-orang yang tidak Pancasilais,” papar Zulkifli yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional itu.

Seminar yang diselenggarakan di Auditorium Ar Rahim Universitas Yarsi itu juga dihadiri Rektor Universitas Yarsi Prof Susi N Rini, Ketua Yayasan Yarsi Prof Jurnalisuddin dan Sekjen MPR Ma”ruf Cahyono, yang dalam kesempatan itu juga memberikan ceramah tentang lembaga MPR dan Ketatanegaraan. (chan)

Komentar