PARLEMENTARIA.COM– Di mata Georgia, Indonesia merupakan negara yang sangat strategis. Karena itu, Georgia ingin hubungan dengan Indonesia terjalin kuat, termasuk juga dengan negara-negara ASEAN.
Itu dikatakan Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon usai menerima Wakil Menteri Luar Negeri Georgia, David Jalagani didampingi Duta Besar Georgia untuk Indonesia, Zurab Aleksideze di Ruang Pimpinan DPR RI Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (5/5).
Dikatakan Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonsia Raya (Gerindra) ini, meski Georgia negara kecil, namun keunggulan negara ini bisa menjadi ‘jendela’ buat Indonesia ke negara-negara kawasan Eks Uni Soviet dan juga ke Eropa.
Karena itu, dalam pertemuan ini kedua belah pihak berjanji mempererat hubungan bilateral dengan kerja sama dalam beberapa sektor dan saling memberikan dukungan di dalam lembaga-lembaga Internasional.
“Kedua negara ke depan akan saling kerjasama dan saling mendukung untuk posisi-posisi di lembaga-lembaga Internasional, baik di PBB ataupun di negara-negara lain, lembaga multilateral lain,” kata Fadli.
Pada kesempatan itu, David Jalagani juga menyampaikan bahwa Parlemen Georgia menginginkan semacam grup kerjasama bilateral antara kedua negara. “Harapan itu sangat masuk akal. Minggu depan saya melakukan kunjungan muhibah ke Georgia sehingga bisa memperkuat hubungan bilateral kedua negara.”
Hal lain yang bisa menjadi profit buat kedua negara adalah sektor turisme. Georgia memiliki turis sekitar 6,5 juta. Padahal Georgia bukan negara yang luas. “Saya kira, kita juga berharap ada turis-turis Georgia yang datang ke Indonesia,” demikian Fadli Zon. (art)






