Breaking News
Peristiwa

Pendukung Assad Tembakan Gas Beracun, Trump Marah

×

Pendukung Assad Tembakan Gas Beracun, Trump Marah

Sebarkan artikel ini

PARLEMENTARIA.COM– Tindakan para pendukung Presiden Suriah, Bashar Al-Assad yang menembakan gas peracun kepaa masyarakat sipil di negara yang porakporanda karena perang saudara tersebut membuat Presiden Amerika Serikat, Donald Trump marah.

Bahkan akibat perlakuan yang sangat tidak manusiawi para pendukung Assad membuat sikap presiden kontroversial tersebut berobah 180 derajat. Trump menuduh pemerintahan Bashar al-Assad telah “melewai garis merah” karena melancarkan serangan gas beracun kepada warga sipil.

Trump menyebut serangan yang menewaskan paling sedikit 70 orang yang kebanyakan anak-anak itu “telah melanggar banyak sekali batasan”. Kalimat ini juga sindiran kepada pendahulunya Barack Obama yang pernah mengancam menggulingkan Assad jika sang presiden Suriah menggunakan senjata kimia.

Tuduhan terang-terangan kepada Assad itu membuat Trump berhadapan langsung dengan Rusia yang selama ini menjadi pelindung setia Assad.
“Saya bilang pada Anda, apa yang terjadi kemarin itu tidak bisa saya terima,” kata Trump kepada wartawan dalam konferensi pers dengan Raja Yordania Abdullah, Rabu waktu setempat.

Tapi Trump tidak mengungkapkan tindakan apa yang diambil AS terhadap Assad, namun Wakil Presiden Mike Pence mengatakan semua opsi terbuka, termasuk penggulingan Assad dan membuat zona aman di Suriah.”Baiklah saya jelaskan, semua opsi ada di meja (perundingan),” demikian Donald Trump. (art/ant)

Komentar