PARLEMENTARIA.COM– Kunjungan Raja Arab Saudi, Salman Bin Abdulaziz Al Saud ke Gedung DPR RI tidak hanya mengulang peristiwa 47 tahun lalu tetapi juga memperkokoh hubungan kedua negara.
Hal itu dikatakan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah pekan ini. Seperti diberitakan banyak media, ketika era Orde Baru mulai berkuasa, Raja Faisal Abdul Aziz As Saud tidak hanya berkunjung ke Indonesia tetapi juga mendatangi Gedung Parlemen.
Menurut politisi senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, ini mengulang peristiwa 47 tahun yang lalu, karena Raja Faisal saat itu juga datang ke DPR.
Kedatangan Raja Faisal kala itu untuk menyatakan pandangan Saudi Arabia tentang dunia, Islam dan masa depan hubungan antara kedua belah bangsa.
“Inilah yang kita ulang sekarang ini, Alhamdulillah semua terjadi secara sempurna. Malah sekarang ada MOU yang ditandatangani secara luar biasa,” ucap Wakil Ketua DPR RI bidang Kesejahteraan ini.
Dikatakan Fahri, DPR mempunyai tugasmempercantik hubungan yang telah ada, karena di dalam undang-undang tugas DPR itu membantu diplomasi pemerintah.
“Tugas legislatif hanya memperkuat, kita juga sudah memiliki MOU antar parlemen yakni melalui Badan Kerja sama Antar Parlemen (BKSAP). Mudah-mudahan dari pidato yang beliau sampaikan, dapat semakin memperkokoh hubungan antara dua bangsa, serta memberikan pandangan dalam menyelesaikan masalah-masalah di dunia.”
Dari kunjungan ini, kata Fahri, Ketua Majlis Syuro Arab Saudi telah meminta DPR agar segera membentuk dua komite khusus yang menangani masalah investasi dan tenaga kerja, disamping masalah-masalah bilateral lainnya yang menonjol,” demikian Fahri Hamzah. (art)






