JAKARTA– Muhammadiyah, satu dari dua organisasi agama Islam terbesar di Indonesia sudah melaksanakan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari mereka. Itu bisa dilihat dari Muktamar yang diselenggarakan organisasi masyarakat (ormas) yang didirikan Ahmad Dahlan ini.
Itu dikatakan Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan melalui siaran pers Kabag Humas MPR RI (19/2).
Zulkifli Hasan yang didampingi Sesjen MPR RI, Ma’ruf Cahyono mengatakan, pada Muktamar itu, Muhammadiyah melaksanakan Sila IV Pancasila. Dalam muktamar peserta memilih 13 orang. “Kalau memilih 1 pasti ribut, tarung, dan gaduh bahkan muncul organisasi tandingan,” kata Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) ini.
Selanjutnya ke-13 orang itu melakukan musyawarah mufakat sehingga terbentuk kepengurusan Muhammadiyah. “Kalau Muhammadiyah melaksanakan Pancasila pasti aman. Tidak pernah ribut,” tambah anggota Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.
Bukti lain Muhammadiyah sudah melaksanakan Pancasila, kata Zulkifli Hasan, saat di Sorong (Papua) ada perguruan tinggi milik Muhammadiyah tetapi mahasiswanya 90 persen Kristen. Demikian pula di Manokwari, ada SMA milik Muhammadiyah di mana 70 persen siswanya adalah Kristen. “Ini menunjukan Muhammadiyah sudah melaksanakan Pancasila,” tegas politisi asal Lampung tersebut. (art)






