JAKARTA– Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan meminta TNI dan Polri tidak berpihak kepala salah satu calon pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) serentak yang bakal dilangsungkan di 101 Kabupaten/kota 15 Pebruari 2015.
“Selaku pimpinan MPR RI, saya meminta TNI dan Polri tidak berpihak kepada salah satu pasangan calon. Sebagai aparat keamanan, saya meminta TNI maupun Polri berpihak kepada Merah Putih,” kata Zulkifli Hasan kepada sejumlah wartawan di Media Centre Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (14/2).
Lebih jauh dikatakan Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut, Pemilukada merpukan adu visi, misi dan adu gagasan dalam membangun daerah. “Yang terpilih menjadi kepala daerah harus menuangkan gagasan, visi dan misi mereka dalam menjalankan roda pemerintahan di daerahnya. Jangan hanya visi, misi dan gagasan tersebut hanya saat berdebat saja,” harap wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Lampung tersebut.
Lebih jauh, anggota Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II tersebut mengatakan, dalam negara demokrasi, kedaulatan itu berada di tangan rakyat. Karena itu, kata dia, gunakanlah kedaulatan itu dengan baik. “Pilihlah kepala daerah yang sesuai dengan keinginan. Jangan terpengaruh pihak lain. Manfaatkan waktu yang sedikit itu dengan baik. Waktu yang sedikit itulah sangat menentukan jalannya pemerintahan luima tahun ke depan,” kata dia.
Kepada pemegang hak suara, Zulkifli Hasan berpesan agar tidak menjual, menggadaikan atau menukarkan kedaulatan yang dimiliki dengan sembako, uang recehan atau dengan yang lainnya.
“Gunakanlah sebaik-baiknya hak suara yang dimiliki sesuai dengan hati nurani karena pilihan saudara-saudara itu sangat menentukan perjalanan pemerintahan untuk lima tahun ke depan,” demikian Zulkifli Hasan. (art)






