Breaking News
Polhukam

Zulkifli Hasan: Media Massa Jangan Jadi Tim Sukses Pasangan Calon

×

Zulkifli Hasan: Media Massa Jangan Jadi Tim Sukses Pasangan Calon

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Menjelang pencoblosan Pilkada Serentak 2015 yang akan dilakukan 15 Feberuari nanti, Ketua MPR Zulkifli Hasan (Zulhas) menghimbau media masaa tidak menjadi menjadi tim sukses pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah tertentu.

“Biarkanlah mereka di media sosial mendukung pasangan calonnya masing-masing. Tapi saya minta media massa untuk tidak menjadi tim sukses pasangan calon tertentu,” kata Zulhas kepada wartawan sebelum acara Serap Aspirasi dan Sosialisasi Empat Pilar kepada masyarakat Depok, di Club House Mahogany Recidence, Cibubur, Depok, Jawa Barat Jumat (10/2/2017) malam.

Zulhas tak menampik bahwa selama dalam proses pilkada ada media massa yang terkesan menjadi tim sukses pasangan calon tertentu. “Karena ini sudah memasuki masa tenang, saya minta media massa tidak menjadi tim sukses pasangan calon tertentu,” ujar Zulhas.

Kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pilkada, dia meminta untuk bekerja dengan baik tanpa ada keberpihakan terhadap pasangan calon tertentu. “Laksanakan lah tugas secara obyektif, semata-mata demi kepantingan bangsa dan Negara,” harapnya.

Demikian juga terhadap Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dimintanya untuk melakukan pengawasan dengan baik terhadap kemungkinan adanya pelanggaran yang dilakukan pasangan calon maupun para tim suksesnya.

Tidak kalah penting diingatkan Zulkifli Hasan adalah peran Polri dan TNI dalam menjaga ketertiban dan kealaman pelaksanaan pilkada untuk betul-betul bersikap netral atau tidak ada keberpihakan terhadap pasangan calon tertentu. “TNI dan Polri adalah milik merah putih, karena itu sudah seharusnya merekapun bekerja demi bangsa dan Negara,” ujar Zulhas.

Terhadap masyarakat yang memiliki hak suara di setiap daerah yang digelar pilkada, dia menghimbau untuk menggunakan hak suaranya dengan baik. “Datanglah ke TPS dan gunakan hak suara sebaik-baiknya dengan memilih calon yang memiliki rasa kebangsaan, yang memanusiakan manusia dan diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” himbau Zulhas. (esa)

Komentar