JAKARTA – Anggota DPR dari Fraksi Nasdem Akbar Faizal memprotes keras prilaku Presiden Diektur PT Freeport Indonesia (PTFI) Chappy Hakim yang tidak menyenangkan terhadap anggota DPR Komisi VII dari Fraksi Hanura Mukhtar Tompo.
“Tindakan ini sungguh-sungguh keluar dari etika apapun,” tegas Akbar Faizal dalam rilis yang beredar di kalangan wartawan di Komplek Parlemen Senayan, kemarin.
Bahkan Akbar Faizal menilai perilaku Presdir Freeport Chappy Hakim tindakan barbar. “Ini sekaligus penghinaan besar kepada pemerintah dan rakyat Indonesia,” tegas Akbar Faizal yang sama-sama berasal dari Sulawesi Selatan dengan Mukhta Tompo.
Terkait dengan tindakan Chappy Hakim tersebut, dia menuntut permintaan maaf dari Chappy Hakim sebagai pelaku tindakan barbar ini. Meminta manajemen di kantor pusat Freeport Internasional di Amerika Serikat untuk meminta maaf kepada Muhtar Tompo selaku pribadi, kepada institusi DPR-RI dan kepada Pemerintah Indonesia.
Kemudian meminta manajemen/kantor pusat Freeport Internasional untuk memberhentikan Chappy Hakim sebaga Presdir PT Freeport Indonesia. Mendesak Presiden Republik Indonesia untuk menghentikan sementara seluruh perjanjian dan kesepakatan dengan Freeport hingga batas waktu yang belum ditentukan.
“Sikap sangat keras ini perlu untuk menegakkan kehormatan Indonesia mengingat Muhtar Tompo adalah wakil rakyat Republik Indonesia yang mendapat mandat resmi berdasarkan konstitusi Republik Indonesia,” tegas Akbar Faizal. (chan)






