Breaking News
Polhukam

HNW: Islam Tidak Memaksakan Kehendak

×

HNW: Islam Tidak Memaksakan Kehendak

Sebarkan artikel ini

JAKARTA– Agama Islam tidak pernah memaksakan kehendak. Itu dapat dibuktikan proses masuknya agama Islam ke nusantara. Padahal ketika itu di nusantara ada kerajaan non-Muslim yang besar, sangat kuat dan mapan dalam ekonomi dan militer.

Namun, kata Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid di hadapan ratusan jamaah Masjid Annashr Sektor 5 Bintaro, Tangerang Selatan, Provinsi Banten semalam, Islam masuk dan berkembang di nusantara dengan damai. “Islam masuk ke nusantara tanpa peperangan. Tidak ada darah tertumpah setetes pun,” kata politisi senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

Siaran pers Humas MPR RI yang diterima Parlementaria.com, Senin (9/1) pagi, Hidayat mengatakan, dalam masalah hubungan masyarakat, umat Islam bisa mengambil kebaikan dari manapun.

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jakarta Timur tersebut mencontohkan bagaimana ketika Nabi Muhammad SAW menyuruh sahabatnya belajar kedokteran di Persia (Iran). Padahal saat itu Persia mayoritas penduduknya non-Muslim.

Karena itu, kata Hidayat, umat Islam harus meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dari manapun asal ilmunya. Umat Islam belajar bahasa apapun, entah itu bahasa Jepang, Korea, China, dan lain sebagainya. “Dengan bahasa itu, kita menjadi tahu,”demikian Hidayat Nur Wahid. (art)
Menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi ditegaskan oleh Hidayat Nur Wahid ditekankan oleh Islam sejak dahulu. Ini dibuktikan bagaimana sejak awal kita disuruh iqra, membaca.

Berita Lainnya

Komentar