JAKARTA – Dalam rangka memperingatan HUT ke-71, MPR RI menggelar zikir di lapangan bola kompleks Parlemen Senayan Jakarta pada Senin (29/8) malam. Zikir dipimpin Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf yang dihadiri ratusan jamaah zikir dari berbagai wilayah di Jakarta dan sekitarnya.
Ketua MPR Zulkifli dalam sambutan mengatakan, pada usianya yang ke 71, Zulkifli mengajak agar bangsa Indoneaia membuktikan pada dunia, bahwa Indonesia adalah negeri yang damai, meski terdapat berbagai keberagaman. “Mari Kita buktikan pada dunia, bahwa kita adalah negeri yang rukun”, kata Zulkifli.
Zulkifli juga mengajak jamaah, mengikuti acara zikir hingga selesai. Dengan harapan acara tersebut bisa mendekatkan diri pada Allah, sekaligus melakukan kontempelasi. “Mudah-mudahan ini menjadi bukti rasa syukur kita. Semoga Allah memberi jalan bagi kita semua menuju jalan ke arah cita-cita Indonesia merdeka”, kata Zulkifli lagi.
Sementara itu Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid kepada wartawan sebelum zikir dimulai mengatakan bahwa MPR tidak pernah melupakan berzikir. Meski MPR sendiri merupakan lembaga politik.
Pelaksanaan acara MPR Berzikir menurut Hidayat merupakan cermin pelaksanaan sila pertama Pancasila. Karena itu, menurutnya acara tersebut sangat baik. Apalagi pelaksanaan MPR Berzikir, merupakan yang pertama dalam sejarah berdirinya MPR.
“Kita bisa melakukan perenungan, sejauh mana amanah ini kita lakukan, selain amanah dari rakyat tapi juga amanah kepada Tuhan Yang Maha Esa”, kata Hidayat menambahkan.
Sementara wakil Ketua MPR Mahyudin berharap Indonesia akan terus dinaungi kerukunan. Apalagi sudah terbukti, meski banyak keberagaman, namun semua perbedaan itu saling menghormati. Inilah yang membedakan Indonesia dengan negara lainnya. (chan)






