Breaking News
Polhukam

Penguasa Thailand Bebaskan Daranee

×

Penguasa Thailand Bebaskan Daranee

Sebarkan artikel ini

JAKARTA– Penguasa berwenang di Thailand membebaskan Daranee Charnchoengsilpakul, pegiat politik yang telah delapan tahun ditahan karena penghinaan terhadap kerajaan yang dihormati masyarakat luas di negara Gajah Putih itu sesuai dengan hukum pencemaran nama baik keluarga kerajaan.

Daranee Charnchoengsilpakul yang juga dikenal dengan sebutan Da Torpedo, dibebaskan Sabtu (27/8) berdasarkan atas tahun pengampunan kerajaan.

Sekretaris Tetap Kementerian Kehakiman Charnchao Chaiyanukij seperti diberitakan Reuters mengatakan, Daranee, seharusnya menjalani hukuman penjara 15 tahun. Namun, wanita ini mendapat pengampunan dari pihak kerajaan.

Daranee merupakan pendukung utama penggulingan mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra. Dia dihukum karena membuat tanggapan menghina kerajaan saat berpidato dalam unjuk rasa politik pada 2008.

Pengadilan Pidana Thailand menetapkan tiga tuduhan pelanggaran undang-undang penghinaan kerajaan. Pasal 112 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Thailand menyatakan, siapa pun memfitnah, menghina, atau mengancam raja, ratu, ahli waris atau wali menghadapi ancaman hukuman penjara 15 tahun.

Sejak mengambil alih kekuasaan2014, militer menindak tegas pelaku penghinaan terhadap kerajaan. Lebih dari satu dasawarsa, Thailand terbagi menjadi kubu berlawanan, yakni satu dipimpin Thaksin yang lain dikuasai pendukung raja dan militer, yang menuduh Thaksin melakukan korupsi dan nepotisme.

Kekhawatiran rakyat Thailand atas kesehatan raja berusia 88 tahun Bhumibol Adulyadej memicu meningkatnya suhu politik. Sebagian besar rakyat Thailand memandang Raja Bhumibol sebagai pemersatu dan merayakan ulang tahun ke-70 pemerintahannya Juni. (art)

Komentar