MANADO– MPR RI tidak bosan-bosan mensosialisasikan Empat Pilar berbangsa dan negara. Bahkan MPR RI bekerjasama dengan berbagai lembaga dan kelompok masyarakat terus berusaha mensosialisasikan Empat Pilar MPR dengan berbagai metode.
Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua MPR RI, EE Mangindaan ketika memberi pengantar sosialisasi Empat Pilar MPR RI kepada duta wisata Provinsi Sulawesi Utara di kantor Gubernur Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (9/6).
“Bersama akademisi kita menggunakan metode ToT, dengan mahasiswa melalui metode outbound. Bekerjasama dengan Kementerian Infokom sedang dikembangkan materi-materi seperti game di handphone. Kita buat menarik dan bukan indoktrinasi,” kata Gubernur Sulawesi Utara 1885-2000 itu.
Mantan Pangdam Cendrawasih tersebut menjelaskan mengapa pihaknya mensosialisasikan Empat Pilar MPR. “Mungkin kita masih ingatdi sekolah, pendidikan kewarganegaraan (Pancasila) kadang-kadang dianggap sepele. Banyak yang tidak mau memahami (Pancasila) karena dipengaruhi oleh yang lain.”
Gal itu disebabkan adanya pandangan fundamentalis, radikalisme dan lainnya sehingga terjadinya pergeseran karena liberalisme mengarah pada kapitalisme yang orientasi pasar berubah, padahal Indonesia menganut ekonomi kerakyatan.
“Juga pengaruh agama karena pemahaman yang sempit pada semua agama. Karena tidak kuat imannya bisa terpengaruh contohnya ISIS. Ada dokter yang terpengaruh ISIS,” kata EE Mangindaan mengingatkan.
Pengaruh yang juga cukup kuat adalah individualisme. “Sekarang ikatan keluarga kurang kuat. Ketika makan malam bersama, masing-masing anggota keluarga sibuk dengan handphone-nya. Tidak ada lagi nasihat- nasihat keluarga,” papar politisi senior Partai Demokrat tersebut.
Dengan latar belakang seperti itu terjadilah kemerosotan wawasan kebangsaan. “Inlah yang membuat MPR mensosisialisasikan Empat Pilar MPR. Karena itu, MPR tidak akan bosan mensosialisasikan Empat Pilar.”
Namun, MPR tidak mampu untuk mensosialisasikan Empat Pilar MPR ke seluruh rakyat Indonesia. Karena itu MPR bekerjasama dengan lembaga lain mensosialisasikan Empat Pilar MPR dengan berbagai metode.
“Kita sudah berbicara dengan presiden untuk melembagakan sosialisasi Empat Pilar MPR ini,” demikian EE Mangindaan. (art)






