Breaking News
Polhukam

Syukur Tak Ada Saling Klaim Dalam Pembebasan Sandera

×

Syukur Tak Ada Saling Klaim Dalam Pembebasan Sandera

Sebarkan artikel ini

HNWJAKARTA— Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nurwahid lega dengan pembebasan seluruh sandera Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditahan kelompok separatis bersenjata di Pulau Sulu, Philipina. Yang membuat Hidayat bersyukur adalah, tak adanya saling klaim dalam pembebasan sandera kali ini.

“Alhamdulillah tidak ada lagi yang main klaim sampai berbau politis dan saya kira itu sangat baik karena kasihan para sanderanya. Sudah berbulan-bulan jadi sandera tersiksa lalu ada pihak lain ribut tentang mengklaim, apalagi kemudian dibalik itu ada keinginan politik yang lain. Saya harap tidak,” kata politisi senior PKS itu usai menerima delegasi Sekolah Tinggi Negarawan, Kamis (12/5).

Dikatakan wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jakarta ini, ini adalah ujian ketulusan untuk saling tolong menolong.Namun, masih saja muncul dibeberapa media, ternyata ada yang membayar tebusan. “Ini saya harus dipastikan. Pemerintah Indonesia penting untuk menelusurinya, siapa yang membayar.”

Kalau itu terjadi, lanjut Hidayat, sangat tidak sesuai dengan kebijakan dari pemerintah. Hal ini penting pihak pemerintah untuk mengklarifikasi. Sebab, jika ada pembiaran ada bayar-membayar seperti ini dikhawatirkan akan menumbuh suburkan kelompok separatis.

“Mereka akan menyandera, merampok lagi dan itu akan bermasalah. Jadi dengan adanya informasi dari media di Filipina bahwa ada pembayaran sampai dengan 50 juta peso itu harus diklarifikasi pemerintah. Pemerintah harus menegaskan, tidak pernah menjadi kebijakan pemerintah dan pemerintah tidak setuju dengan hal-hal seperti itu,” demikian Hidayat Nur Wahid (art)

Komentar