JAKARTA– Mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto mengaku dirinya sudah diwakafkan untuk Partai Golongan Karya (Golkar) guna dapat mengabdikan diri untuk bangsa dan negara.
Pengakuan tersebut dilontarkan politisi senior Partai Golkar itu disela-sela pendaftaran calon ketua umum Partai Golkar, Rabu (4/5). Setya Novanto resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua umum Partai Golkar. Dia tiba di kantor DPP pada pukul 11.55 WIB yang didamping istrinya, Dieisti Astriani Agor.
Ketua Fraksi Partai Golkar itu mengenakan kameja partai Golkar didampingi isteri dan tim suksesnya, antara lain Kahar Muzakir, Nurul Arifin dan Roem Kano.
“Saya sekarang mengajak istri saya. Kalau ambil keputusan penting, selalu merundingkan dengan istri saya. Karena istri saya sudah mewakafkan diri saya untuk Partai Golkar.”
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Nusa Tenggara Timur (NTT) mengaku, dukungan istri dan keluargabegitu kuat sehingga mereka merelakan dirinya berkontribusi untuk bangsa dan negara melalui Partai Golkar.
Keluarga, kata dia selalu mendoakan dan merestui langkahnya termasuk menjadi Caketum Golkar. “Istri dan keluarga dukung penuh dengan doa dan restu,” kata Setya Novanto.
Langkah dia juga mendapat dukungan penuh dari istrinya, Dieisti Astriani Agor. Dieisti membenarkan bahwa dirinya dan keluarga mewakafkan Novanto untuk Partai Golkar.
“Kami keluarga dan saya istri khsusnya, ikhlas mewakafkan (Novanto), memberikan waktunya untuk Partai Golkar demi kejayaan Partai Golkar,” ungkap Dieisti.
Setya Novanto berterima kasih dan apresiasi terhadap panitia yang telah bekerja keras untuk menyelenggarakan Munaslub. Menurut dia, kerja panitia menggambarkan Partai Golkar yang kuat dan solid. Saat pendaftarandia diterima Panitia penyelenggara Munaslub, Rambe Kamarul Zaman, Yorrys Raweyai dan Andi Sinulingga. (art)






