Breaking News
Pengawasan

OSO: Pemerintah Harus Tengahi Konflik Transportasi

×

OSO: Pemerintah Harus Tengahi Konflik Transportasi

Sebarkan artikel ini

foto osoJAKARTA– Pemerintah harus segera menengahi konflik transportasi umum khususnya taksi konvensional di tengah hadirnya transportasi berbasis online di berbagai kota di Indonesia.

“Saya kira pemerintah wajib menengahi dan mengambil kebijakan sistem yang diterima semua pihak. Karena itu, semua pihak harus meredam emosi dan jangan merusak,” kata Wakil Ketua MPR RI, Oesman Sapta Odang di Pontianak, seperti keterangan tertulis Humas MPR RI,Rabu (23/3).

Mengomentari aksi demonstrasi yang dilakukan pengemudi taksi, Oesman Sapta yang akrab dengan sapaan OSO itu menyayangkan adanya unsur anarkis. Dia berharap semua pihak bisa berkepala dingin dalam memecahkan masalah itu dan bisa mengendalikan emosi.

“Kita menyayangkan adanya aksi anarkis dan agar jangan sampai terjadi lagi. Masyarakat kita adalah masyarakat yang damai. Marilah mencari solusi melalui perdamaian.”

Dia mengakui, situasi seperti saat ini memang tak dapat terhindarkan, salah satunya karena kurangnya sosialisasi kehadiran angkutan umum berbasis online. Padahal, kehadiran angkutan umum berbasis online juga mempunyai tujuan yang baik.

“Semuanya tentu mempunyai tujuan yang baik. Jadi harus dengan kepala dingin menarik benang dalam tepung sehingga tepungnya tidak berserakan. Harus dicari win win solution bagi semua pihak,” demikian Oesman Sapta Odang. (art)

Komentar