Breaking News
Polhukam

MPR RI: Italia-Indonesia Harus Tingkatkan Hubungan

×

MPR RI: Italia-Indonesia Harus Tingkatkan Hubungan

Sebarkan artikel ini

zh2JAKARTA– Italia dan Indonesia harus meningkatkan hubungan tidak hanya antarpemerintah, tetapi juga antarparlemen hingga sampai antarmasyarakat.

Itu diharapkan Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan ketika menerima menerima Duta Besar Italia untuk Indonesia, Vittorio Sandalli, Senin (7/3). “Hubungan Indonesia dengan Italia telah berlangsung sejak lama dan mempunyai sejarah yang panjang.
Tak hanya antarpemerintah dan antarmasyarakat, hubungan kedua negara juga diharapkan bisa semakin baik dalam bidang ekonomi, budaya, politik dan lainnya,” kata Zulkifli.

Kerjasama dengan Italia itu, kata Ketua Umum DPP PAN ini, tidak hanya dibidang ekonomi tetapi juga pemerintahan dan sosial budaya. Hubungan itu sangat dekat. Hubungannya juga berkembang terus.

Menteri Kehutanan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II tersebut juga mengungkapkan perihal Indonesia yang menjadikan keberagaman sebagai landasan bangsa dan negara sejak 70 tahun lalu. Dari landasan itu, siapapun dengan latar apapun, baik agama, etnis dan bahasa memiliki hak dan kewajiban yang sama.

Lebih lanjut dikatakan, Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat toleran dan bisa melaksanakan demokrasi dengan baik. Buktinya, terpilihnya Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta di tengah penduduk yang mayoritas beragama Islam.
“Meski di Indonesia terdiri dari berbagai ragam perbedaan namun Umat Islam tetap toleran. Kami memiliki Bhinneka Tunggal Ika.

Kendati begitu, bukan berarti terorisme, radikalisme diterima di Indonesia. “Kami tak memberi toleransi kepada terrrorisme, radikalisme, dan gerakan intoleransi,” kata wakil rakyat dar Daerah Pemilihan (Dapil) Lampung tersebut.

Juga mengungkapkan bahwa konstitusi bangsa Indonesia menghargai masalah kemanusiaan dan HAM. “MPR sering mengundang parlemen Eropa ke Indonesia untuk melihat dan mendengar langsung di tempat-tempat di mana sikap toleransi dan menghargai perbedaan itu ada sehingga mereka mengenal Indonesia dalam arti sesungguhnya dan mengabarkan perdamaian di Indonesia ke masyarakat Eropa,” demikian Zulkifli Hasan. (art)

Komentar