
JAKARTA – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) menggunakan media pameran foto-foto kegiatan selama kunjungan kerja ke daerah pemilihan anggota masing-masing sebagai bentuk pertanggungjawaban mereka selama masa reses.
“Foto sebagai potret dari penyerapan aspirasi wakil rakyat di daerah pemilihan masing-masing seperti dilakukan oleh 47 anggota FPKB DPR RI ini harus ditradisikan dengan baik. Sebab, hal itu untuk mempertegas pertanggungjawaban kita kepada rakyat,” kata Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar, ketika membuka pameran foto reses anggota FPKB DPR di Gedung DPR RI Jakarta, Senin (12/1).
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyematan pin Gus Dur untuk FPKB ‘Gus Dur adalah kita’ , peluncuran buku profile 47 anggota FPKB DPR ‘aku dekat, engkau dekat’ dan launcing TV PKB.
Dalam pameran foto hasil reses tersebut hadir 47 anggota DPR RI plus Ketua FPKB DPR RI A. Helmy Faishal Zaini, Sekretaris FPKB DPR Jazilul Fawaid, dan sekitar 150-an foto hasil jepretan anggota maun tenaga ahlinya ketika terjun ke dapil masing-masing di seluruh Indonesia; dari Sabang sampai Merauke.
“Dari potret reses ini kita juga menyampaikan kepada publik bahwa dana reses kadang masih kurang, karena itu banyak anggota yang menambah biaya sendiri. Tapi, yang terpenting lagi, akibat FPKB adakan pameran foto reses, anggota yang belum punya foto, maka dia kembali lagi ke dapilnya hanya untuk berfoto,” katanya sambil tertawa.
Helmy Faishal Zaini mengatakan, tradisi pertanggungjawaban tersebut sebagai gagasan pertama untuk fraksi-fraksi di DPR. “Dalam sepanjang sejarah, kunjungan kerja, reses atau penyerapan aspirasi rakyat di dapil masing-maisng anggota DPR RI, ternyata baru kali ini pertama dipamerkan di Gedung DPR RI,” ujarnya. (chan).






