Breaking News
Daerah

Warga Riau Mulai Diserang ISPA

×

Warga Riau Mulai Diserang ISPA

Sebarkan artikel ini

JAKARTA– Kekhawatiran masyarakat di Propinsi Riau akan dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan menjadi kenyataan. Warga dari sejumlah daerah di propinsi Lancang Kuning itu sudah mulai diserang penyakit.

Umumnya, ungkap Kepala Unit Pelaksana Teknis Pusat Penanggulangan Krisis Dinas Kesehatan Propivinsi Riau, Jon Kennedy, umumnya mereka terkena Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).

Lebih jauh dikatakan, jumlah warga sakit akibat polusi asap kebakaran lahan dan hutan di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau meningkat seiring dengan semakin luasnya kebakaran hutan di daerah ini. “Sabtu lalu, dalam sehari tercatat 69 warga Bengkalis sakit akibat polusi asap di daerah itu, padahal sebelumnya nihil.”

Dari jumlah itu, 63 orang terkena ISPA, empat terkena iritasi kulit dan masing-masing satu orang terkena asma dan iritasi mata. “Asap di daerah Bengkalis cukup parah sehingga warga banyak yang mulai sakit.”

Untuk menanggulangi masalah ini, Dinas Kesehatan Provinsi Riau berupaya membantu instansi kesehatan setempat yang terkena dampak polusi asap kebakaran lahan dan hutan di Riau, antara lain mengirimkan 10 ribu masker medis ke Bengkalis.

“Puskesmas diminta untuk siaga. Mobil ambulans berkeliling untuk mengedukasi masyarakat supaya mengurangi kegiatan di luar ruangan ketika asap pekat,” kata Jon Kennedy.

Data Satgas Siaga Darurat Kebakaran Lahan dan Hutan Riau, kualitas udara di Bengkalis seperti daerah Duri sudah tidak sehat akibat polusi asap. Bahkan di Kota Dumai kualitas udara sudah dalam taraf berbahaya karena Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai angka 369.

Komandan Satgas Siaga Darurat Kebakaran Lahan dan Hutan Riau, Brigjen TNI Nurendi mengatakan, terjadi pergeseran pola pembakaran lahan yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab. Titik api cenderung semakin banyak pada sore hingga malam hari, terutama pada hari libur yakni Sabtu dan Minggu.

“Kita memang memerlukan peningkatan operasi penindakan karena upaya pencegahan sudah kita lakukan, sampai ada satu anggota kita yang jadi korban jiwa tapi ada saja masyarakat yang tetap membakar,” kata Nurendi.

Walau sudah dilakukan berbagai upaya dan tindakan, kebakaran terus terjadi daerah pesisir Utara Riau seperti Rokan Hilir, Kota Dumai, Bengkalis, Siak, Kabupaten Kampar, Rokan Hulu dan Kota Pekanbaru dan daerah dibagian Selatan Propinsi Riau yang berbatasan dengan Propinsi Jambi dan Sumatera Barat. (A3)

Komentar