Breaking News
Pengawasan

Masinton: Pansus Angket KPK Tidak Bodoh

×

Masinton: Pansus Angket KPK Tidak Bodoh

Sebarkan artikel ini

PARLEMENTARIA.COM – – Wakil Ketua Pansus Angket KPK DPR RI Masinton Pasaribu menegaskan bahwa Pansus Angket KPK itu tidak bodoh yang mau menelan informasi mentah-mentah, terutama dari para napi koruptor di Lapas Sukamiskin beberapa waktu lalu.

“Jadi kenapa kami (pansus angket KPK -red) datang ke sana (lapas Sukamiskin -red), apakah itu menjadi sumber informasi satu-satunya. Tentu tidak. Ada yang bilang, Pansus Angket kok seperti itu. Dikiranya kita itu bego-bego amat. Pansus Angket ini tidak bodoh,” tegas Masinton.

Penegasan politisi PDIP itu disampaikannya dalam bertema “Pansus KPK dan Pemberantasan Korupsi” bersama Koordinator Gerakan Indonesia Bersih Adhi Masardi, Pengamat Hukum Johnson Panjaitan dan Rektor Universitas Muhamadiyah Jakarta Prof Syaiful Bachri, Media Center DPR, Rabu (02/82017).

Dijelaskan Masinton, semua informasi yang didapat pansus dari napi koruptor di Lapas Sukamiskin tidak ditelan mentah-mentah. Pansus kemudian melakukan verifikasi dan check and re check.

“Masa kita tidak verifikasi informasinya. Apa dikira DPR ini bego-bego. Kita datang kita telan mentah-mentah. Ya ngga gitu keles (menirukan gaya anak muda). Kita tidak bego-bego amat. Informasinya kita terima kita verifikasi kita lakukan check and re check,” jelasnya.

Mengapa napi koruptor yang diminta keterangan oleh Pansus? Menurut Masinton karena napi koruptor yang sudah mengalami dan merasakan bagaimana mereka diperlakukan oleh KPK.

“Masa kita ingin tahu rasa cendol pergi ke tukang baksa. Kalau kita ingin tahu orang yang berurusan dengan KPK ya datanya ke Lapas Sukamiskin karena mereka sudah divonis,” kata Masinton.

Namun demikian kata Masinton bahwa narapidana koruptor bukan satu-satunya sumber informasi bagi Pansus Angket KPK DPR dalam melakukan penyelidikan. “Jadi bukan napi koruptor saja yang kita jadi sumber informasi,” jelasnya. (esa)

Komentar