Breaking News
Pengawasan

Polisi Hebat Menangkap Teroris Tapi Tak Mampu Temukan Iwan Bopeng

×

Polisi Hebat Menangkap Teroris Tapi Tak Mampu Temukan Iwan Bopeng

Sebarkan artikel ini

PARLEMENTARIA.COM – Wakil Ketua DPR Fadli Zon mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas aksi teror di acara tabliq akbar peringatan Isra Mikraj yang digelar Front Pembela Islam (FPI) di Cawang, Jakarta Timur, Sabtu lalu.

“Polisi harus mengusut tuntas dan segera menemukan pelaku dan motif dari aksi teror tersebut,” kata Wakil Ketua DPR yang membidang politik dan keamanan itu menjawab pertanyaan wartawan, di Gedung DPR, Senin (17/04/2017).

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam acara tabliq akbar dalam rangka memperingati Isra Mikraj yang dihadiri Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab, Cawang, Jakarta Timur Sabtu lalu (15/04/2017), secara tiba-tiba meluncur satu mobil ke arah jamaah dalam kondisi terbakar.

Seperti dirilis FPI, awalnya ada satu unit mobil Avanza datang ke arah jemaah dalam keadaan terbakar. Setelah itu, mobil tersebut meledak. Setelah ledakan itu, beberapa anggota FPI melakukan penyisiran.

Dalam penyisiran ditemukan dua unit mobil yaitu Kijang kapsul nopol B 7208 EQ dan Kijang Grand nopol B 1552 AH. Di dalam mobil tersebut ditemukan empat jerigen BBM.

Fadli Zon menegaskan, pihak kepolisian tidak boleh menganggap sepele aksi teror yang ketika itu bisa mengacam banyak jiwa jamaah yang sedang mengikuti tabliq akbar tersebut.

Karena itu kata Fadli Zon, polisi harus mengusut dan menemukan pelaku aksi teror tersebut, termasuk dalam aksi teror penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan.

Polisi kata Fadli Zon, dalam menjalankan tugasnya, harus betul-betul menegak hukum dan dalam penegakan hukum itu juga harus adil.

“Polisi selama ini begitu hebat dalam menemukan dan menangkap teroris, tapi untuk menemukan Iwan Bopeng kok sulit sekali,” sindir politisi Partai Gerindra itu.

Agar citra polisi tidak semakin buruk di mata masyarakat, dia mendesak polisi untuk segera menemukan pelaku aksi teror bakar mobil di acara tabliq akbar FPI dan pelaku penyiram air keras ke Noves Baswedan. (esa)

Komentar