Pengawasan

Komisi VI DPR Tagih Kemendag, Sistem Resi Gudang Belum Direalisasikan

PARLEMENTARIA.COM – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Azam Azman Natawijana mempertanyakan implementasi Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2006 tentang Sistem Resi Gudang. Sejak Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dan sudah beberapa kali Menteri Perdagangan dijabat menteri yang berbeda, UU Sistem Resi Gudang ini ngedhem (tidak bergerak, RED) saja, tidak pernah ada realisasinya.

“Jadi percuma kita buat gudang, kita buat fasilitas di dalamnya. Kita buat UU-nya, tapi enggak jalan sama sekali. Padahal UU Resi Gudang ini untuk kepentingan masyarakat. Sudah berkali-kali DPR dorong, tapi tetap nggak jalan-jalan, muspro (mubazir, RED), “ tandas Azam saat rapat kerja dengan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (17/9/2018).

Politisi Partai Demokrat ini mengharapkan UU yang telah diundangkan pada 14 Juli 2006 tersebut bisa dijalankan pada tahun 2019 mendatang. Ia juga mengharapkan penjelasan Mendag terkait validasi dan verifikasi data gudang, sejauh mana program direncanakan. “Kita ingin jangan sampai sudah dianggarkan, tapi tidak ada realisasinya,” tandas politisi dapil Jawa Timur itu.

Menanggapi hal itu, Mendag Enggartiarto Lukita menjelaskan, dalam pelaksanaan UU Sistem Resi Gudang yang jadi persoalan adalah kesiapan SDM-nya. Setelah dilakukan evaluasi, perlu ada penyesuaian-penyesuaian dan persyaratan SDM yang tepat. Karena dulu peruntukan gudang itu sama, sedangkan di daerah kegunaannya bermacam-macam dan tidak bisa diseragamkan.

Ia menambahkan, hal itu yang perlu dievaluasi, kemudian kesiapannya dalam pengelolaannnya. “Pasalnya bila sudah selesai, maka kita hibahkan kepada daerah sehingga daerah yang mengelola. Itulah yang mereka tidak siap,” ia menambahkan.

Ketua Komisi VI DPR RI Teguh Juwarno mengingatkan agar pemerintah memperhatikan masukan Anggota Dewan terkait implementasi UU Sistem Resi Gudang. “UU Sistem Resi Gudang, jangan sampai masuk gudang,” pungkas politisi PAN itu. (mp/chan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top